Novak Djokovic Tanpa Kesulitan

Kompas.com - 28/04/2010, 04:34 WIB

Roma, Selasa - Petenis nomor dua dunia, Novak Djokovic, bermain gemilang di babak kedua turnamen tenis Roma Masters. Djokovic tanpa kesulitan mengatasi petenis Perancis, Jeremy Chardy, 6-1, 6-1, dalam waktu kurang satu jam di Stadion Foro Italico, Selasa (27/4).

Selain dengan servis keras, Djokovic banyak unggul melalui pengembalian bola menyilang yang keras. Bagi Djokovic, ini merupakan kemenangan keempat melawan Chardy.

Hasil positif juga diraih mantan petenis nomor satu dunia, Lleyton Hewitt. Petenis asal Australia ini menumbangkan petenis unggulan kesembilan asal Rusia, Mikhail Youzhny, dalam pertarungan tiga set, 6-4, 4-6, 6-3.

Pada babak selanjutnya Hewitt akan menghadapi Lopez Garcia dari Spanyol.

Petenis kualifikasi dari Kolombia, Santiago Giraldo, membuat kejutan dengan menumbangkan mantan juara turnamen ini, Juan Carlos Ferrero.

Giraldo yang saat ini berperingkat ke-76 ATP, menang dua set langsung, 6-0, 6-3. Pada set pertama Giraldo tampil sangat dominan dan hanya butuh 17 menit meraih kemenangan 6-0.

Adapun petenis asal Amerika Serikat, Sam Querrey, yang diunggulkan di tempat ke-15, takluk di tangan petenis Perancis, Julien Bennetau. Querrey kalah 6-7 (6), 6-3, 7-6 (2).

Hasil positif diraih petenis Jerman, Philipp Kohlschreiber, yang menghentikan perlawanan petenis Uruguay, Pablo Cuevas, 6-7 (1), 6-1, 6-4. Pada babak selanjutnya Kohlschreiber akan menghadapi empat kali juara turnamen ini, Rafael Nadal.

Petenis asal Swiss, Roger Federer, mengawali pertandingan di lapangan tanah liat musim ini dengan hasil positif.

Tampil di nomor ganda berpasangan dengan rekan senegaranya, Yves Allegro, Federer menang di babak pertama.

Federer/Allegro menang dua set 6-4, 7-6 (4) atas pasangan gado-gado Johan Brunstrom dari Swedia dan Jean-Julien Rojer dari Belanda.

Pada pertandingan itu Federer bermain gemilang dengan servis kerasnya. Dia beberapa kali menunjukkan pukulan voli yang efektif untuk memukau penonton yang hadir di stadion baru Foro Italico yang berkapasitas 10.500 kursi.

Bagi pemain yang sudah memenangi 16 gelar grand slam itu, pertandingan ini merupakan laga pertama di lapangan tanah liat sejak menjuarai Perancis Terbuka tahun lalu.

Ini juga merupakan pertandingan di nomor ganda yang pertama pada tahun ini.

Meski di nomor ganda Federer tidak terlalu diperhitungkan, petenis yang dikarunia anak kembar perempuan ini pernah menjuarai Olimpiade Beijing tahun 2008. Ketika itu Federer berpasangan dengan Stanislas Wawrinka.

Di babak kedua, mereka akan menantang unggulan keenam, Simon Aspelin (Swedia)/Paul Hanley (Australia).

Di nomor tunggal, Federer menghadapi petenis peringkat ke-40, Ernests Gulbis, di babak kedua. Gulbis sebelumnya membuat kejutan dengan menumbangkan petenis asal Siprus, Marcos Baghdatis, 6-2, 6-2.

Tim Davis

Sementara itu, Lleyton Hewitt akan memimpin tim Davis Australia melawan Jepang pada bulan depan.

Hewitt akan berjuang bersama rekan-rekannya: Peter Luczak, Carsten Ball, dan Paul Hanley.

”Kami pikir kami punya materi bagus untuk kembali ke grup dunia,” kata kapten tim John Fitzgerald. (REUTERS/AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau