PARMA, KOMPAS.com — Kapten AS Roma, Francesco Totti, mencetak gol dan assist yang menentukan kemenangan timnya 2-1 atas Parma dalam lanjutan Serie A di Ennio Tardini, Sabtu. Roma kini mengoleksi 74 poin dan naik setingkat ke puncak klasemen menggantikan Inter Milan yang memiliki 73 poin.
Inter sendiri akan bertandang ke kandang Lazio, Minggu (2/5/2010). Ini pertandingan berat buat Inter mengingat Lazio sering mengejutkan. Apalagi, tekanan kini berada di pundak Inter. Kekalahan akan membuat peluang Inter untuk mempertahankan gelar terancam.
Turun dengan kekuatan penuh, Roma langsung mengawali laga dengan permainan cepat yang berujung gol Totti pada menit kelima. Berada di luar kotak penalti, Totti berhasil menjangkau umpan Daniele De Rossi dan mengempaskan bola masuk ke tengah gawang Antonio Mirante.
Sampai sekitar menit ke-15, Roma berhasil mempertahankan dominasinya dan melepaskan sejumlah ancaman yang sayangnya gagal membuahkan gol kedua.
Memasuki menit ke-16, Parma mulai bangkit. Mereka memperbaiki penguasaan bola dan berusaha mencari celah di berbagai sisi lapangan untuk menyelipkan serangan. Namun, pressing ketat yang diperagakan serdadu Roma berhasil mematahkan alur umpan Parma.
Parma berusaha mengatasi masalah itu dengan permainan umpan panjang. Namun, buruknya akurasi umpan dan seringnya pemain depan salah membaca permainan membuat usaha ini tak kunjung menyusahkan Julio Sergio.
Menghadapi kenyataan itu, barisan tengah dan belakang Parma bergerak semakin agresif mendukung serangan. Sejumlah peluang pun tercipta melalui, misalnya, Francesco Valiani, Luis Jimenez, dan Luca Antonelli. Sayang, tak satu pun berhasil menundukkan Julio Sergio.
Roma sendiri seperti tak mampu keluar dari tekanan itu. Meski berhasil mengamankan kemurnian gawang, mereka sama sekali tak menciptakan ancaman baru semenjak eksekusi Totti pada menit ke-15 dimentahkan Antonio Mirante.
Memasuki babak kedua, Parma melanjutkan agresinya. Nyaris tanpa kesulitan, mereka berhasil menekan dan mengurung Roma. Namun, mereka masih belum mampu memecah pertahanan Roma yang semakin menunjukkan permainan defensif.
Meski begitu, taktik Claudio Ranieri bukannya tak produktif. Meski tertekan di hampir 30 menit pertama babak kedua, mereka tetap menjaga fokus dan jeli melihat peluang sampai akhirnya berhasil menggandakan keunggulan berkat gol Rodigo Taddei pada menit ke-77.
Gol bermula dari sebuah serangan balik yang dipimpin Totti. Ia menyisir sektor kanan pertahanan Parma dan melepaskan umpan silang. Taddei yang berada di tengah kotak penalti berhasil menjangkau bola dan menanduknya masuk ke tengah jala Mirante.
Gol itu mendongkrak kepercayaan diri Roma dan menggoda mereka untuk merenggangkan pertahanan dan bermain sedikit agresif. Namun, bukannya membuahkan gol ketiga, Roma malah kebobolan oleh gol Davide Lanzaframe pada menit ke-81.
Saat itu, Lanzaframe berada di tengah kotak penalti dalam kawalan dua bek Roma. Namun, ia berhasil mengecoh keduanya sehingga mendapat ruang untuk menanduk umpan Jonathan Biabiany masuk ke sudut kiri atas gawang Roma. Julio Sergio yang sudah salah langkah tak mampu berbuat apa-apa selain melangkah gontai memungut bola.
Gol itu mengobarkan kembali semangat tempur Parma. Mengandalkan permainan sayap, mereka terus merangsek sektor kiri pertahanan Roma. Namun, belum lagi mendulang gol kedua, mereka diterkam bencana kartu kuning kedua yang diterima Jimenez, pada menit ke-87, akibat melanggar Totti.
Kehilangan satu pemain tak melumpuhkan semangat tarung Parma. Mereka terus berjuang mencari gol kedua. Sayang, belum lagi membuahkan hasil, wasit keburu membunyikan peluit tanda berakhirnya pertandingan. (*)
Susunan pemain:
Parma: 83-Antonio Mirante; 7-Paolo Castellini, 6-Alessandro Lucarelli, 15-Paolo Dellafiore; 3-Luca Antonelli, 14-Daniele Galloppa, 10-Blerim Dzemaili (9-Davide Lanzafame 63), 11-Luis Jimenez, 80-Francesco Valiani; 86-Valeri Bojinov (Hernan Crespo 45), 20-Jonathan Ludovic Biabiany
Roma: 27-Julio Sergio; 17-John Arne Riise, 4-Juan, 29-Nicolas Burdisso, 77-Marco Cassetti; 20-Simone Perrotta, 16-Daniele De Rossi, 11-Rodrigo Taddei; 10-Francesco Totti (19-Julio Baptista 89), 9-Mirko Vucinic (30-Luca Toni 45), 94-Jeremy Menez (5-Philippe Mexes 45)