Wali Kota New York Michael Bloomberg mengatakan dalam sebuah konferensi pers, ”Kami tidak tahu siapa yang melakukan ini dan mengapa.” Dia mengatakan, bom yang gagal meledak itu—terbuat dari propane, bensin, dan petasan—tampaknya dibuat dengan cara amatir.
Para penyidik menemukan tiga tangki propane, petasan, dua wadah 5 galon (19 liter) penuh bensin, dua jam berisi baterai, kawat listrik, dan komponen-komponen lain di bagian belakang kendaraan Nissan Pathfinder, kata Komisioner Polisi Raymond Kelly. Sebuah kotak logam warna hitam yang mirip tempat penyimpanan senjata juga ditemukan dan akan diledakkan di tempat lain.
Times Square adalah sebuah tempat tujuan yang populer di Manhattan dan padat dengan turis dan pengunjung teater pada Sabtu malam yang hangat dan sibuk itu. Setelah ditutup selama 10 jam, sebagian besar Times Square dibuka kembali bagi kendaraan dan pejalan kaki tak lama setelah pukul 05.00 pagi (pukul 16.00 WIB) hari Minggu.
”Untungnya tak seorang pun cedera, dan kini perhatian penuh penegak hukum kota, negara bagian, dan federal akan diarahkan untuk membawa pihak yang bersalah ke pengadilan dalam tindakan terorisme ini,” kata Gubernur New York David Paterson dalam suatu pernyataan.
Bloomberg mengatakan, seorang pedagang T-shirt memerhatikan sebuah kendaraan kosong yang mencurigakan, lalu dia memberitahu petugas polisi berkuda yang melihat asap keluar dari lubang angin dekat kursi belakang Nissan Pathfinder warna hijau gelap itu dan berbau mesiu.
Pasukan bom Kepolisian New York menjinakkan bom mobil yang ditemukan, Sabtu sekitar pukul 18.30 (Sabtu pukul 05.30 WIB).
Kendaraan dengan mesin dan lampu hazard yang menyala itu mempunyai pelat nomor Connecticut yang tidak sesuai dengannya. SUV itu diparkir di 45th Street, sangat dekat dengan tempat digelarnya pertunjukan Lion King.
”Ini bukan bohong-bohongan. Ini benar untuk mencelakai orang,” kata Komisioner Pemadam Kebakaran Sal Cassano. Dia menambahkan bahwa jika meledak, kekuatan bom itu bisa meruntuhkan bagian depan sebuah gedung.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba tidak lama setelah dihubungi mendengar suara meletup. Menurut Cassano, suara itu bukanlah sebuah letusan.
Bom itu tampaknya mulai terdetonasi, tapi gagal, kata jubir polisi, Paul Browne, kepada The New York Times dan Wall Street Journal.
Bloomberg mengatakan, pihak berwenang telah berbicara dengan pria pemilik pelat kendaraan itu. Pria itu mengatakan bahwa pelat itu adalah pelat sebuah truk yang telah dia kirim ke sebuah tempat pembuangan mobil.
Times Square dikosongkan beberapa blok pada Sabtu malam itu, sementara turis dan pengunjung teater menonton dari belakang barikade. Tempat kejadian dipenuhi oleh petugas antiteroris.