JAKARTA, KOMPAS.com — Tokoh Partai Amanat Nasional yang juga mantan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR atau BKSAP DPR periode 2004-2009, Abdillah Toha, menyatakan, kerja Polri dalam menindak terorisme sangat terpuji.
Ia menanggapi pernyataan Mabes Polri tentang keberhasilan penangkapan 12 warga yang terindikasi jaringan teroris, yakni tiga berhasil disergap di kawasan Setu, Bekasi, lalu tujuh di Pasar Minggu, satu di Petamburan, dan satu lagi di sebuah hotel di Jakarta Pusat.
"Tidak boleh ada toleransi terhadap teroris," ungkap Abdilah Toha yang pernah juga menjadi anggota Komisi I DPR RI sebelumnya.
Ia mengatakan, menangkap jauh lebih baik daripada menewaskan. "Karena, dari yang tertangkap dapat dikorek informasi terusan," ujarnya.
Walau demikian, menurut Abdillah Toha, kepada tersangka teroris pun harus diberlakukan asas praduga tak bersalah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang