JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang mengatakan, pihaknya masih melakukan interogasi terhadap seorang tersangka teroris yang diciduk dalam penggerebekan di Cikampek dan Cawang.
"Tersangka yang masih hidup masih diinterogasi untuk dikembangkan lebih lanjut," kata dia di Mabes Polri, Rabu (12/5/2010). Namun, Edward belum mengungkapkan identitas teroris yang ditangkap hidup.
Seperti diketahui, tim Densus 88 Antiteror menangkap enam orang saat penggerebekan kelompok teroris di daerah Cawang, Jakarta Timur, dan Cikampek, Jawa Barat. Lima tewas dan satu ditangkap hidup. "Dari yang meninggal dunia, dua bisa dikenal atas nama Maulana dan Saptono," ucap Edward.
Edward mengatakan, identitas teroris yang tewas lainnya masih diidentifikasi. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.
Edward menjelaskan, dua orang tewas saat penggerebekan di Cawang. Keduanya saat itu bersama Maulana yang ikut tewas karena melawan dengan senjata jenis revolver. Sedangkan dua lagi, tewas di Cikampek bersama Saptono. "Dari mereka disita senjata api dan peluru-peluru dari jenis AK dan M16 yang jumlahnya cukup banyak," jelas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang