Pilkada sukabumi

Diemohi PDI-P, Ayu Azhari Jurkam Demokrat

Kompas.com - 12/05/2010, 21:33 WIB

PALABUHANRATU, KOMPAS.com — Tidak lolos sebagai calon wakil bupati, artis cantik Ayu Azhari kini menyatakan siap menjadi juru kampanye pasangan Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin (Usaha) yang diusung Partai Demokrat dalam pemilihan kepala daerah Sukabumi, Jawa Barat.

"Insya Allah saya siap jadi jurkam, bila Pak Ucok menginginkan," kata Ayu Azhari saat melakukan pertemuan dengan pasangan calon Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin di Palabuhanratu, Rabu (12/5/2010) petang.

Menurut artis seksi itu, program-program yang diluncurkan oleh pasangan nomor urut lima itu sangat bagus dan sesuai dengan keinginannya dalam membangun wilayah Sukabumi. Misalnya, pembuatan KTP gratis, pendidikan gratis bagi SMA dan sederajat, kesehatan gratis, dan pemberian izin investasi gratis.

"Untuk membangun wilayah Sukabumi tidak harus melalui perahu politik PDI Perjuangan, namun lewat partai apa pun bisa. Saya tidak sakit hati karena saya tidak terpilih menjadi calon wakil bupati dari PDI-P," katanya ketika ditanya tentang peralihannya dari perahu PDI-P ke Demokrat.

Selain itu, kedekatan dirinya dengan Partai Demokrat juga sudah terjalin sejak beberapa tahun lalu, sebelum ia mengajukan diri ke PDI-P sebagai calon wakil bupati Sukabumi. "Intinya, saya ingin mengabdikan diri untuk warga Kabupaten Sukabumi," katanya.

Ucok Haris Maulana mengatakan sudah ada kesepakatan moral dengan Ayu Azhari, terutama program-program yang digulirkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Program-program yang digulirkan kepada kami ternyata sesuai dengan keinginan Mbak Ayu untuk membangun Kabupaten Sukabumi lebih baik lagi," katanya.

Menurut Ucok, salah satu alasan mengapa partainya menjadikan Ayu sebagai jurkam adalah untuk mendongkrak suara dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan digelar pada 27 Mei 2010 nanti.

"Kalau kami menang, kami akan menjadikan Ayu Azhari sebagai staf ahli di bidang investasi, internasional, seni, budaya, pariwisata, dan pemberdayaan perempuan," katanya seraya berharap Kabupaten Sukabumi akan lebih maju lagi dengan keberadaan Ayu Azhari nantinya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau