PALABUHANRATU, KOMPAS.com — Tidak lolos sebagai calon wakil bupati, artis cantik Ayu Azhari kini menyatakan siap menjadi juru kampanye pasangan Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin (Usaha) yang diusung Partai Demokrat dalam pemilihan kepala daerah Sukabumi, Jawa Barat.
"Insya Allah saya siap jadi jurkam, bila Pak Ucok menginginkan," kata Ayu Azhari saat melakukan pertemuan dengan pasangan calon Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin di Palabuhanratu, Rabu (12/5/2010) petang.
Menurut artis seksi itu, program-program yang diluncurkan oleh pasangan nomor urut lima itu sangat bagus dan sesuai dengan keinginannya dalam membangun wilayah Sukabumi. Misalnya, pembuatan KTP gratis, pendidikan gratis bagi SMA dan sederajat, kesehatan gratis, dan pemberian izin investasi gratis.
"Untuk membangun wilayah Sukabumi tidak harus melalui perahu politik PDI Perjuangan, namun lewat partai apa pun bisa. Saya tidak sakit hati karena saya tidak terpilih menjadi calon wakil bupati dari PDI-P," katanya ketika ditanya tentang peralihannya dari perahu PDI-P ke Demokrat.
Selain itu, kedekatan dirinya dengan Partai Demokrat juga sudah terjalin sejak beberapa tahun lalu, sebelum ia mengajukan diri ke PDI-P sebagai calon wakil bupati Sukabumi. "Intinya, saya ingin mengabdikan diri untuk warga Kabupaten Sukabumi," katanya.
Ucok Haris Maulana mengatakan sudah ada kesepakatan moral dengan Ayu Azhari, terutama program-program yang digulirkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Program-program yang digulirkan kepada kami ternyata sesuai dengan keinginan Mbak Ayu untuk membangun Kabupaten Sukabumi lebih baik lagi," katanya.
Menurut Ucok, salah satu alasan mengapa partainya menjadikan Ayu sebagai jurkam adalah untuk mendongkrak suara dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan digelar pada 27 Mei 2010 nanti.
"Kalau kami menang, kami akan menjadikan Ayu Azhari sebagai staf ahli di bidang investasi, internasional, seni, budaya, pariwisata, dan pemberdayaan perempuan," katanya seraya berharap Kabupaten Sukabumi akan lebih maju lagi dengan keberadaan Ayu Azhari nantinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang