Kerusuhan bangkok

27 Demonstran di Thailand Diadili

Kompas.com - 15/05/2010, 21:35 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com — Pengadilan Thailand menjatuhkan hukuman enam bulan penjara kepada 27 orang demonstran anti-pemerintah yang ditangkap aparat keamanan di Bangkok, pekan ini.

"Kepada keluarga para pemrotes, katakan kepada mereka bahwa demonstrasi mereka itu ilegal dan pengadilan akan menjatuhkan hukuman berat tanpa hukuman percobaan," kata seorang aparat keamanan.

Kepala Departemen Investigasi Khusus (DSI) Thailand Tarit Pengdit mengatakan, para demonstran anti-pemerintah yang tergabung dalam kelompok "Kaus Merah" itu menghadapi sanksi hukuman penjara.

Di bawah UU Darurat, mereka menghadapi sanksi hukuman hingga satu tahun penjara, tetapi masa hukuman mereka dikurangi pengadilan setempat karena mereka mengaku dalam persidangan, katanya.

Tarit Pengdit mengatakan, hukuman itu lebih berat dari hukuman yang dijatuhkan kepada sejumlah demonstran yang ditangkap sebelumnya.

Situasi politik dan keamanan dalam negeri Thailand belum kunjung membaik. Setidaknya enam orang tewas dan belasan orang lainnya luka-luka dalam pertikaian fisik antara kubu demonstran dan aparat keamanan di jantung kota Bangkok, Jumat.

Sejak meletusnya aksi unjuk rasa kelompok pro-mantan PM Thaksin Shinawatra pertengahan Maret lalu, sejumlah bentrokan dan insiden kekerasan terjadi di Bangkok.

Setidaknya 40 orang tewas dan sekitar 1.000 orang lainnya cedera. Kubu Kaus Merah menganggap pemerintahan PM Abhisit Vejjajiva tidak sah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau