JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, 10 dari 12 WNI yang ditahan Israel segera dibebaskan pada Rabu (2/6/2010) ini.
Hal ini disampaikan Presiden setelah berkomunikasi dengan Dubes RI di Amman, Zainulbahar Noor, beberapa saat yang lalu. "Ada empat bus di border gate Israel berisi 128 sukarelawan, di antaranya terdapat 10 warga negara Indonesia. Kalau ini berjalan, insya Allah kita bisa bertemu kembali dengan 10 saudara kita," ujar Presiden di depan Kantor Presiden, Jakarta, Rabu.
Presiden mengatakan, Dubes Zainulbahar beserta jajarannya akan menjemput langsung para WNI yang menumpang kapal kemanusiaan Mavi Marmara tersebut. Presiden juga mengaku telah memberikan instruksi kepada Dubes Zainulbahar untuk melakukan hal-hal yang diperlukan guna membawa kembali para sukarelawan Indonesia ke Tanah Air.
Dikatakan Presiden, Kedubes RI di Amman telah menyiapkan penampungan di Hotel Sheraton setempat bagi para WNI yang telah dibebaskan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang