Seleksi pimpinan kpk

Patrialis Belum Tahu 5 Calon Ketua KPK

Kompas.com - 10/06/2010, 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Panitia Seleksi Calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Ketua KPK) yang juga Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengaku belum tahu siapa saja lima calon ketua KPK yang diusulkan Forum Rektor.

Alasannya, Forum Rektor belum mengirimkan surat resmi pencalonan tersebut kepada Pansel KPK. Hal itu diungkapkan oleh Patrialis Akbar saat ditanya pers sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Kamis (10/6/2010) siang ini. "Belum tahu karena suratnya belum sampai dan belum lihat Forum Rektor usulkan siapa," tandas Patrialis.

Menurut Patrialis, siapa pun yang mengusulkan dan mendaftarkan nama-nama calon Ketua KPK harus melengkapi syarat administrasi. "Kalau tidak, ya pasti gugur," tambahnya.

Saat lima nama calon ketua KPK yang diusulkan Forum Rektor disebutkan, Patrialis menjawab, "Semua orang memiliki kapasitas. Semuanya bagus."

Lima calon itu adalah Ketua MK Mahfud MD, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jimly Asshiddiqie, Guru Besar Hukum Tata Negara Saldi Isra, Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas, dan Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Djuwana.

Patrialis juga mengingatkan agar pihak-pihak yang ingin mendaftarkan diri atau orang lain agar segera melengkapi persyaratan. Hal ini perlu dilakukan mengingat waktunya sudah mendesak, yaitu akan berakhir pada tanggal 14 Juni mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau