Markis Kido Janji Tahan Emosi

Kompas.com - 13/06/2010, 20:20 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Pemain ganda putera Markis Kido berjanji akan lebih menahan emosi saat tampil di Singapura Terbuka Super Series, pekan depan.

Kido dikritik karena sering terpancing emosinya oleh provokasi lawan di saat-saat kritis.  hal ini terlihat saat ia bersama pasangannya, Hendra Setiawan kalah di babak final Piala Thomas menghadapi ganda China. Kido/Hendra dikalahkan ganda China Cai Yun/Fu Haifeng dan Indonesia dikalahkan China 0-3.

"Sulit memang kalau saya sudah terpancing emosinya," kata Kido saat melakukan eksebisi acara celebrity smash di Grand Indonesia. "Ini memang sudah bawaan saya sejak kecil."

Untungnya, Kido memiliki pasangan yang sangat memahami karakternya. "Biasanya kalau saya sudah mulai naik, Hendra yang menenangkan saya," kata Kido. "Biasanya dia bilang, 'sudah, diamkan saja,' " ungkap kakak kandung pemain ganda campuran Pia Zebadiah Bernadet dan pemain ganda putera Bona Septano ini.

Sejak tahun ini, Kido/Hendra sudah keluar dari pelatnas untuk sepenuhnya menjadi pemain profesional. "Memang perubahannya besar sekali. Saya  harus lebih disiplin mengatur latihan mau pun kegiatan lainnya. Memang lebih berat, tetapi saya harus membiasakan diri," kata Kido.

Ia berharap  kebiasaan ini akan lebih menekan kebiasaannya untuk emosional. "Saya harus lebih bisa menahan diri, karena semuanya akan berisiko buat saya dan pasangan."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau