JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang pelaut, Rudi Prayitno (36), ditemukan tewas akibat terjun dari lantai 8 gedung parkir di Jalan Mangga Besar VII, Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (13/6/2010) pukul 04.30.
Jenazah Rudi ditemukan di lantai dasar dengan luka di kepala dan pelipis. Polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Saat ditemukan, posisi Rudi telentang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Rudi diduga merupakan pengunjung diskotek yang berada di gedung tersebut. Sejumlah warga memperkirakan dia terjatuh dari lantai 8 gedung parkir seusai dugem di diskotek dalam kondisi mabuk minuman keras.
Rudi tercatat sebagai warga Perumahan Kalisasak RT 05/04, Kelurahan Kalisasak, Batang, Jawa Tengah. Polisi belum bisa memastikan latar belakang kematiannya, apakah terjatuh atau bunuh diri.
Kepala Polsektro Tamansari Komisaris Zein Dwi Nugroho ketika dimintai konfirmasi, Minggu, mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi hanya menemukan kartu identitas Rudi yang tercatat sebagai warga Batang.
Jenazah Rudi ditemukan oleh Deni (29), pemilik warung rokok di dekat tempat kejadian. Deni mengatakan, peristiwa itu terjadi menjelang azan subuh, sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, dia baru bangun dan hendak buang air kecil.
"Tiba-tiba saya mendengar suara menyerupai benda besar terjatuh," ujarnya.
Awalnya Deni mengira ada orang yang membuang kardus. Namun, saat menghampiri asal suara, dia terkejut karena mendapati seorang pria tergeletak tanpa nyawa. Pria itu mengenakan kemeja lengan panjang warna merah, celana panjang warna hijau, dan sepatu hitam.
"Jarak antara tempat saya buang air kecil dan lokasi jatuhnya orang itu hanya sekitar 30 meter," ungkap Deni.
Deni langsung melaporkan hal itu kepada petugas keamanan gedung. Selanjutnya petugas keamanan berkoordinasi dengan petugas Polsektro Tamansari.
Menurut Deni, sejumlah orang yang kebanyakan pengunjung diskotek langsung berdatangan ke tempat penemuan mayat itu.
Zein Dwi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi jenazah dari RSCM, Jakarta Pusat. Dia memastikan bahwa Rudi adalah pengunjung tempat hiburan malam. "Profesinya pelaut," ujarnya.
"Kami tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuhnya. Barang-barang miliknya seperti dompet dan ponsel pun masih utuh. Jadi, untuk sementara kami menduga dia bunuh diri," kata Zein lagi.
Namun, tambah Zein, pihaknya masih menyelidiki kemungkinan lelaki tersebut dibunuh atau didorong oleh orang lain sehingga terjatuh.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, antara lain seorang petugas keamanan gedung dan seorang pedagang yang menemukan mayat tersebut. "Kami masih berusaha menghubungi keluarga korban. Nomor telepon keluarganya kami cari dari data di telepon seluler korban," kata Zein.
Pada pagi yang sama, seorang pria lanjut usia didapati sudah tidak bernyawa di dekat Sekolah Gladia 3 di RT 04/09 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Kematian pria tanpa identitas itu pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat yang hendak membangunkannya.
Kematian pria berusia 65 tahun itu kemudian dilaporkan ke Polsektro Kalideres. Polisi menduga penyebab meninggalnya pria tersebut karena sakit. Jenazah langsung dibawa ke RSCM. (gus)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang