JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah menjaring 68 orang yang diduga preman Senin (14/6/2010), petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat kembali menggelar razia gabungan menyasar preman di sejumlah titik lokasi lain Rabu (16/6/2010).
Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Idris Priyatna, menjelaskan, tidak digelarnya operasi hari ini bertujuan mengevaluasi hasil yang diperoleh pada razia yang dilakukan Senin (14/6/2010). "Rencananya memang setiap hari selama dua bulan ke depan. Tapi untuk sementara kami evaluasi dahulu penertiban kemarin. Petugas akan bergerak lagi pada Rabu besok," ujar Idris Priyatna, Selasa (15/6/2010).
Idris mengungkapkan, evaluasi yang dilakukannya itu bertujuan mengecoh para preman dan pelanggar ketertiban umum lainya yang kerap beroperasi di angkutan umum. "Harapannya bisa menjaring preman sebanyak-banyaknya. Jika digelar setiap hari kemungkinan tidak akan efektif karena para preman dan pelanggar ketertiban umum lainnya akan dengan mudah mengetahui razia sehingga berupaya menghindarinya," jelas Idris.
Untuk itu, dalam upaya menjaring para preman, Idris berencana akan menggelar razia itu di sejumlah titik lokasi lainnya di wilayah Jakarta Pusat. "Kami akan menyasar titik lokasi baru untuk menjaring preman dan pelanggar ketertiban umum yang ada di bus kota dan angkutan umum," katanya.
Kasie Pelayanan Rehabilitasi Sudin Sosial Jakarta Pusat, Andi Muchdar, menjelaskan, pada prinsipnya Sudin Sosial Jakarta Pusat dalam gelaran Operasi Praja ini berperan sebagai instansi pendukung Satpol PP dalam melakukan razia. "Komando operasi berada pada Satpol PP, Sudin Sosial berfungsi sebagai pendukung karena jika ada PMKS yang tertangkap langsung kami yang menangani. Sedangkan preman yang lebih mengarah ke tindak kriminal ditindaklanjuti oleh kepolisian," kata Andi Muchdar.
Meski operasi razia preman tidak digelar setiap hari, namun Andi berharap agar petugas Satpol PP dan Sudin Sosial Jakarta Pusat tetap berkeliling melaksanakan operasi guna menyasar para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Ia menambahkan, hari ini saja, pihaknya bersama Satpol PP Jakarta Pusat berhasil menciduk enam PMKS dari sekitar Taman Silang Monas. "Razia gabungan hari ini memang tidak digelar, tapi kami tetap menggelar operasi sehingga mampu menjaring 6 PMKS itu," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang