Piala dunia

Balik Meja, Yunani Jaga Peluang

Kompas.com - 17/06/2010, 22:48 WIB

BLOEMFONTEIN, KOMPAS.com - Sempat tertinggal 0-1, Yunani berhasil menang 2-1 atas Nigeria, pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Kamis (17/6/2010). Hasil ini menjaga peluang mereka masuk ke putaran kedua.

Yunani dan Nigeria berada di Grup B bersama dengan Argentina dan Korea Selatan. Duel keSebelum duel itu, keduanya berada di dua posisi terbawah klasemen dengan poin nol. Argentina berada di puncak klasemen dengan enam poin dan Korsel di tempat kedua dengan tiga poin.

Mengingat pada laga terakhir, Yunani akan melawan Argentina dan Korsel akan bertemu Nigeria, Yunani dipastikan akan tersingkir dari turnamen ini bila sampai kalah dari Nigeria.

Bayangan hitam itu nyaris menjadi nyata, ketika Nigeria berhasil unggul lebih dulu melalui tendangan bebas kalu Uche pada menit ke-16. Apalagi, setelah itu, Nigeria konsisten melakukan serangan.

Dalam keadaan terdesak itu, Yunani mendapat keberuntungan berupa kartu merah yang diterima gelandang Nigeria, Sani Kaita pada menit ke-33.

Gol bermula ketika Kaita ingin merebut bola dari Torosidis. Usahanya gagal dan bola keluar lapangan. Entah kenapa, ia kemudian mengayunkan kakinya ke Torosidis. Wasit pun langsung mengganjarnya dengan kartu merah.

Situasi pun berbalik. Yunani yang sebelumnya tertekan, kini bangkit, menyerang, dan menciptakan sejumlah peluang. Setelah beberapa kali gagal, mereka pun berhasil menyamakan kedudukan melalui penyerang Salpingidis pada menit ke-43.

Gol itu semakin melambungkan kepercayaan diri Yunani dan membuat mereka semakin agresif. Sayang, belum mampu menciptakan gol kedua, usaha mereka dihentikan bunyi peluit turun minum.

Memasuki babak kedua, Yunani kembali menguasai permainan dan mencoba melancarkan serangan. Namun, belum mampu menambah gol, mereka malah dikejutkan serangan balik Nigeria pada menit ke-59 yang nyaris membuahkan.

Saat itu, Tzorvas berhasil maju dan mengeblok tembakan Yakubu. Bola kemudian bergulir ke arah Obasi yang berada di depan tiang kiri gawang Yunani dan cuma. Dalam posisi tak terkawal, ia menyontek bola ke gawang yang kosong, tetapi bola malah melenceng ke sisi gawang.

Meski gagal, peluang itu membakar kembali semangat tempur Nigeria. Mengandalkan kecepatan, mereka mencoba melancarkan serangan dari berbagai sisi lapangan.

Sebelum situasi memburuk, Yunani memperbaiki penguasaan bola dan menata kembali pola permainannya. Hasilnya, mereka berhasil mendulang peluang-demi peluang emas, yangb sayangnya kandas di tangan Enyeama.

Kegagalan demi kegagalan tak membuat Yunani menyerah. Ketekunan itu akhirnya berbuah gol kedua dari kaki Torosidis pada menit ke-71. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Tziolis yang diblok Enyeama, Torosidis menyepak bola masuk ke tengah gawang Nigeria.

Keunggulan 2-1 semakin menggairahkan Yunani. Tanpa ampun, mereka menggulirkan bola semakin cepat dan terus menciptakan peluang demi peluang. Sayang, Enyeama berhasil menggagalkan usaha Giorgios Karagounis dkk sampai peluit berbunyi panjang. (*)

Susunan pemain: Yunani: Tzorvas; Torosidis, Papadopoulos, Papastathopoulos (Samaras 36), Vintra; Kyrgiakos; Katsouranis, Tziolis; Karagounis; Gekas (Ninis 79), Salpigidis Nigeria: Enyeama; Taiwo (Echiejile 55, Afolabi 79), Shittu, Yobo, Odiah; Uche, Haruna, Etuhu, Kaita; Aiyegbeni, Odemwingie (Obasi 46)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau