Dinas pendidikan lebak

Dilarang, Sekolah Lakukan Pungutan

Kompas.com - 19/06/2010, 18:31 WIB

LEBAK, KOMPAS.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, melarang sekolah melakukan pungutan biaya penerimaan siswa baru tahun ajaran 2010-2011.

"Saya akan bertindak tegas jika ditemukan sekolah negeri memungut biaya penerimaan siswa baru," kata Kepala Bidang Pendidikan SMP/SMA/SMK Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak Asep Komar di Lebak, Sabtu (19/6/2010).

Dia mengatakan, tahun ajaran 2010-2011 sekolah bersatus negeri harus bebas dari pungutan mulai tingkat TK, SD, SMP, dan SMA/SMK karena pemerintah daerah akan mencanangkan Kabupaten Lebak sebagai daerah pendidikan.

Selain itu, pihaknya juga sudah ada kesepakatan dengan para kepala sekolah.

Karena itu, kata Asep, semua sekolah membebaskan biaya penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2010-2011.

"Jika ditemukan pihak sekolah negeri memungut biaya maka akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang ada," katanya.

Menurut Asep, PSB tersebut salah satu upaya untuk meningkatkan angka partisipasi murni (APM) dan angka partisipasi kasar (APK) tingkat SMP dan SMA.

Saat ini, perolehan APM dan APK tingkat SMP/SMA masih di bawah 100 persen.

Dengan PSB gratis itu, kata dia, diharapkan bisa menyukseskan wajib belajar 12 tahun sehingga dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).

"Selama ini yang diperbolehkan memungut dana sumbangan pendidikan (DSP) bagi SMA/SMK. Itu juga dipungut nilainya di bawah Rp 1 juta dan bagi siswa miskin gratis," katanya.

Asep menyebutkan, PSB untuk sekolah reguler SMP/SMA/SMK menggunakan dua sistem, yakni rangking akhir pada ujian nasional (UN) dan seleksi ujian.

Saat ini, siswa bebas mendaftar di sekolah mana pun, tetapi sekolah yang menggunakan hasil rangking diumumkan setiap hari di masing-masing sekolah.

Sementara sekolah yang menggunakan sistem seleksi ujian, mereka mengikuti ujian tertulis dan praktik agama.

"Saya prediksikan PSB tahun 2010 terjadi peningkatan mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SMK," kata Asep Komar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau