Israel Janjikan Banyak Barang ke Gaza

Kompas.com - 24/06/2010, 20:55 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, menjanjikan lebih banyak barang akan memasuki Jalur Gaza setelah negara itu melongarkan blokade ke wilayah tersebut.

Juru bicara Dpartemen Luar Negeri Amerika Serikat, PJ Crowley, mengatakan hal itu, Rabu (23/6) waktu setempat, setelah Menteri Luar Negeri Hillary Clinton bertemu dengan Barak. "Kendatipun dalam beberapa hari lalu Anda telah melihat peningkatan yang sangat besar dalam arus barang-barang dan ia mengharapkan jumlah itu akan terus meningkat," kata Crowley.

Barak berjanji akan memperbaiki prasarana di tempat penyeberangan Gaza agar dapat menangani arus barang yang meningkat. Utusan khusus AS untuk Timur Tengah, George Mitchell, diperkirakan akan kembali ke kawasan itu pekan depan sebelum Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Washington  6 Juli, kata Crowley.

Israel melonggarkan blokade itu setelah pasukan komandonya pada 31 Mei menyerang satu armada kapal yang mengangkut barang bantuan untuk Gaza dan menewaskan sembilan aktivis pro Palestina yang kemudian memicu kecaman internasional. Blokade itu dikecam sebagai penghukuman kolektif terhadap 1,5 juta warga Palestina dalam usaha melemahkan para pemimpinnya yang berhaluan keras, Hamas, yang tetap menguasai wilayah itu.

Para pejabat Israel membela blokade itu. Mereka menyatakan tidak dapat mengizinkan barang-barang militer memasuki Gaza, yang menjadi satu pangkalan serangan-serangan roket terhadap kota-kota Israel selatan  setelah pengunduran sepihak tentara negara Yahudi itu dari Gaza tahun 2005.

Israel menyeleksi barang yang boleh memasuki Gaza. Kini negara itu berjanji akan mengizinkan lebih banyak jenis barang, walaupun  tidak memberikan satu daftar barang-barang yang diizinkan.

Washington akan mengawasi dengan seksama bagaimana Israel melaksakan kebijakan barunya itu dan Crowley  menyatakan keputusan Israel itu mungkin akan membawa satu usaha lebih luas untuk membangun kembali ekonomi Gaza. "Satu sapek penting  di sini adalah membantu penduduk Gaza tidak hanya kebutuhan hidup sehari hari mereka yang berkesinambungan tetapi menciptakan kembali satu ekonomi yang bergairah di Gaza," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau