Toyota Persiapkan Supra "Hybrid"

Kompas.com - 25/06/2010, 09:51 WIB

JEPANG, KOMPAS.com — Toyota siap menghidupkan kembali sedan sport andalannya, Supra, setelah "mati" pada 2002. Mobil ini dikabarkan menggunakan kode konsep MR2 dan akan diproduksi dalam versi konvensional dan hybrid atau hibrida.

Seperti dikutip Autoevolution, kemarin, Toyota saat ini terus mempersiapkannya dan akan dipamerkan akhir 2013. Menurut sebuah sumber yang dirahasiakan identitasnya, langkah ini dilakukan karena banyak tekanan dari rival, seperti Mazda, Nissan, Honda, dan Mitsubishi, yang telah menyatakan bakal melepas produk hibrida dan mobil sport bertenaga listrik.

Isunya, Toyota akan menanamkan mesin 1.500 cc V6 hibrida mirip dengan sumber tenaga yang dimiliki model FFT-HS yang dipamerkan perdana tahun 2007 di Detroit, Amerika Serikat, dan FT-86.

Langkah pabrikan mobil terbesar di dunia mulai mengembangkan mobil sport yang ramah lingkungan akan menciptakan pasar baru dengan persaingan yang makin ketat. Nissan, misalnya, sudah menyiapkan mobil dua pintu terbaru, mengombinasikan kelebihan Leaf dan konsep Langlider.

Sementara itu, Mitsubishi akan mengubah model legendaris mereka, Evolution, menjadi lebih ramah lingkungan dan iMiEV sport yang sempat dipajang di International Indonsia Motor Show 2009.

Pasar mobil ramah lingkungan di dunia saat ini terus berkembang. Dengan memperkuat jajaran produk kendaraan hibrida, Toyota berharap bisa terus menjadi pimpinan pasar mobil dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau