Sahabat biopori

Foke-Mega Hadir di SDN 12 Benhil

Kompas.com - 26/06/2010, 13:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan mantan Presiden, Megawati Soekarnoputri, menghadiri acara peluncuran program Sahabat Biopori di lokasi SDN 12 Bendungan Hilir Jakarta, Sabtu (26/6/2010). "Mudah-mudahan program ini akan membantu dan mengurangi dampak negatif lingkungan," kata Fauzi Bowo dalam acara peluncuran.

Menurut Fauzi, saat ini jumlah lubang biopori yang sudah dibuat di Jakarta mencapai lebih dari 3 juta lubang. Namun, yang efektif baru sekitar 30 persennya saja. Biopori penting bagi Jakarta karena lubang berfungsi memperbaiki kondisi tanah dan air tanah di wilayah perkotaan.

Sahabat Biopori merupakan kampanye dan gerakan moral untuk menciptakan kepedulian anak terhadap alam yang diluncurkan oleh Yayasan Bhuvana Nusantara. Sasaran program ini memang adalah anak-anak. Program akan berlangsung dari Juni 2010 hingga Desember 2011.

Anak-anak bisa dibudayakan membuat lubang resapan biopori karena memang pembuatannya murah dan mudah. Caranya hanya dengan membuat lubang diameter 10 cm dengan kedalaman sekitar 1 meter. Pembuatannya tak lebih dari 10 menit.

Dalam acara peluncuran, secara simbolis, Sri Hartati Fauzi Bowo selaku Duta Biopori membuat Lubang Resapan Biopori di lingkungan sekolah disaksikan oleh Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri dan suaminya, Taufik Kiemas. Megawati juga secara simbolis menanamkan pohon langka khas Jakarta di kawasan sekolah, seperti pohon kemang dan pohon bintaro.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau