Carlos Ghosn: Indonesia Bisa Jadi Basis Produksi Nissan, Asal...

Kompas.com - 30/06/2010, 07:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia berpotensi menjadi basis produksi Nissan kedua setelah Thailand di kawasan ASEAN. Kendati demikian, harus memenuhi syarat, pemerintah Indonesia memperbaiki infrastruktur untuk menghilangkan ekonomi biaya tinggi. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh President & Chief Executive Officer (CEO) Nissan Motor Company Ltd, Carlos Ghosn kemarin di Jakarta dalam jumpa dengan wartawan tentang rencana Nissan di Indonesia.

Ditambahkan, Indonesia menjadi potensi pasar dunia selanjutnya setelah China, India dan Brasil. Nissan mulai menunjukkan komitmennya di Indonesia dengan tambahan investasi 20 juta dollar AS untuk meningkatkan kapasitas produksi pabriknya di Cikampek menjadi 100.000 unit per tahun atau naik 100 persen.

Pasar di Indonesia, masih sangat kecil dan jauh dibandingkan rasio kepemilikan mobil di negara berkembang lain. Di Amerika Serikat misalnya, 1.000 penduduk rasio kepemilik mobil mencapai 800 orang, Eropa 1.000:500, Brasil dan India rata-rata 1.000:200.

"Nah, di sini rasionya baru 1.000:3. Potensinya masih sangat besar. Indonesia juga bukan negara dengan pasar 500.000 unit lagi. Jumlahnya akan meningkat 1 juta unit dalam lima tahun ke depan. Bahkan bisa mencapai 3 juta unit nantinya,” beber Ghosn.

Lebih lanjut, ia menargetkan, dalam jangka menengah pangsa pasar Nissan di Indonesia naik menjadi 10 persen pada 2012. Tahap selanjutnya, Nissan membidik memperbesar pangsa pasar menjadi 15 persen, masuk ke peringkat tiga besar di pasar mobil domestik setelah Toyota dan Daihatsu.

"Dengan merek sebesar Nissan, pangsa pasar 5 persen yang ada sekarang ini sangat disayangkan. Saya memang minta manajemen di Indonesia mengejar 10 persen dan meningkatkannya lagi jadi 15 persen dalam jangka menengah (lima tahunan)," tutup Ghosn.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau