Mandala: Tahun Ini 3 Rute Internasional

Kompas.com - 01/07/2010, 17:47 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Mandala Airlines hingga akhir tahun ini merealisasikan tiga rute internasional terkait pengembangan bisnisnya. "Rute ke Singapura ini yang pertama untuk rute internasional kami," demikian Presiden Direktur Mandala Airlines, Diono Nurjadin dalam kesempatan peresmian rute Jakarta-Singapura (pp) dan Balikpapan-Singapura (pp) di Bandara Changi, Singapura, Kamis (1/7/2010). Dalam kesempatan itu, hadir pula Chief Executive Officer (CEO) Changi Airport Group, Lee Seow Hiang.   Lebih lanjut Diono menambahkan, dua rute internasional berikutnya adalah Hong Kong dan Macau. "Realisasinya di bulan Juli ini," imbuhnya.

Menurut catatan Diono, kemudian, pihaknya, hingga akhir 2010 akan menambahkan tiga pesawat Airbus Seri A320 lagi. Bila hal itu terwujud, ada total 10 pesawat Airbus yang dioperasikan Mandala.

Sementara itu, pesanan pesawat Airbus yang bakal menjadi milik Mandala baru akan datang tahun depan secara bertahap. Seluruhnya ada 25 pesawat terbang. "Tahun depan, targetnya datang enam pesawat," imbuh Diono.

Pada bagian berikutnya, Lee Seow Hiang mengatakan pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Mandala. Pasalnya, hubungan bisnis antara Singapura dan Indonesia sudah berkembang sejak lama. Sampai sekarang ada rata-rata 4,5 juta orang Singapura mengunjungi Indonesia. Sebaliknya, rata-rata 1,8 juta warga Indonesia bertandang ke Negeri Singa. "Jumlah ini potensial untuk berkembang. Terlebih untuk sektor pariwisata kedua belah pihak," kata Seow Hiang sembari menambahkan kalau negerinya tengah menggencarkan promosi pusat-pusat pariwisata seperti Sentosa Island dan sebagainya.

Lebih lanjut, Lee Seow Hiang juga mengisyaratkan agar maskapai penerbangan Indonesia harus makin berkembang di internasional, tak hanya berkutat di bisnis lokal. "Kerja sama antara Mandala dan Changi saya kira akan membantu penerbangan Indonesia lebih tampil di dunia internasional," katanya.

Selain Mandala Airlines, maskapai penerbangan nasional Indonesia seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Batavia Air juga melayani rute favorit Jakarta-Singapura (pp). Sementara, rute Jakarta-Singapura (pp) akan dilayani Mandala setiap hari. Sebaliknya, rute Balikpapan-Singapura (pp) akan dilayani tiga kali seminggu.

"Kami juga mendapat tantangan dari Pemerintah Kota Balikpapan untuk membawa lebih banyak penumpang dari Singapura ke Balikpapan. Makanya, rintisan kerja sama dengan pemerintah setempat akan kami tingkatkan," demikian Diono Nurjadin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau