Sejak 2 Februari 2009, Jankovic hanya menempati peringkat ketiga dunia menyusul hasil buruknya di Grand Slam Australia Terbuka. Di sini Jankovic hanya mencapai babak keempat. Jankovic bahkan sempat menempati peringkat ke-9 dunia sebelum akhirnya melonjak ke peringkat kedua dunia pekan ini.
Petenis yang sekarang mulai terjun menjadi fotomodel tersebut juga pernah menduduki peringkat dua besar sejak 16 Juni 2008 hingga 31 pekan kemudian, termasuk di antaranya 18 pekan di peringkat pertama dunia.
Kesuksesan Jankovic kembali ke peringkat kedua tidak lepas dari banyaknya petenis putri unggulan yang berguguran di babak-babak awal turnamen Grand Slam Wimbledon. Hanya Serena Williams dan Jelena Jankovic yang mampu bertahan hingga babak bergengsi.
Jankovic sendiri terpaksa berhenti di babak 16 besar Wimbledon setelah cedera punggungnya kambuh. ”Saya telah berupaya melakukan perawatan cedera ini dan akan saya lanjutkan itu. Sesungguhnya saya masih dalam masa penyembuhan, tetapi saya mencoba kembali ke lapangan secepat mungkin. Saya saat ini masih punya dua pekan lagi hingga turnamen berikutnya di Portoroz, Slovenia,” ujar Jankovic.
Di tengah kondisinya yang kurang fit, catatan prestasi Jankovic terbilang lumayan dibandingkan dengan sejumlah petenis lainnya, termasuk head to head-nya atas Serena Williams. Dari delapan pertemuan terakhirnya dengan petenis Amerika Serikat itu, sebagian besar dimenanginya.
Sejak kesuksesannya menjuarai turnamen tenis Indian Wells, California, awal tahun 2010 lalu, Jankovic telah menang sebanyak 27 kali dari 34 laga yang dijalananinya.
”Saya berjuang keras dalam setiap pertandingan yang saya ikuti dan mendapatkan hasil lumayan dalam beberapa bulan terakhir. Memenangi Indian Wells dan mengalahkan Williams bersaudara di Roma merupakan hasil yang membanggakan. Hasil-hasil itu membantu saya mencapai peringkat yang lebih tinggi. Yang juga tak kalah pentingnya adalah pencapaian saya hingga babak semifinal Perancis Terbuka lalu,” ungkap dia di situs resmi WTA Tour.
Target utama Jankovic saat ini adalah mengembalikan kesehatannya hingga fit lagi dan siap kembali ke lapangan untuk bermain sebaik mungkin.
”Saya berterima kasih atas dukungan dari penggemar dan semua orang. Saya berharap dapat membalasnya dengan penampilan terbaik saya dalam tenis hingga akhir tahun ini,” katanya.
Turnamen lapangan keras Grand Slam Amerika Serikat Terbuka akan menjadi turnamen favoritnya pada musim panas ini. Dua tahun lalu Jankovic mencatat hasil mengesankan di turnamen itu, yakni menggapai final.
”Saya punya kenangan yang sangat mengesankan di AS Terbuka dua tahun silam. Saya suka lapangan keras. Dan, saya akan memprioritaskannya pada musim panas ini,” ujar dia.
Dari turnamen Swedia Terbuka dilaporkan, petenis Italia, Flavia Pennetta, yang turun dengan fasilitas wild card, melaju ke babak kedua setelah mengempaskan Anna Brazhnikova dua set langsung dengan skor 6-2, 6-0 pada Selasa (6/7).
Di turnamen yang sama, unggulan keempat, Gisela Dulko, membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk menaklukkan perlawanan petenis nonunggulan berusia 16 tahun asal Swedia, Ellen Allgurin, 6-1, 6-3.
Swedia sendiri tak lagi mempunyai wakil di turnamen tersebut di nomor tunggal setelah petenis nomor satu negara tersebut, Sofia Arvidsson, kalah 6-2, 6-4 dari petenis nonunggulan, Anna-Lena Groenefeld.