PEKANBARU, KOMPAS.com — Masyarakat di Pekanbaru mengeluh mahalnya harga aksesori tabung elpiji seperti selang dan regulator berlabel SNI, yang dijual langsung sales yang mengatasnamakan Pertamina.
Efendi, warga Cenderawasih, mengaku dirinya hampir tertipu dengan membeli selang dan regulator yang dijual koperasi Pertamina dengan harga sangat mahal.
"Harganya mencapai Rp 369.000, padahal yang saya lihat di televisi untuk penjualan aksesori elpiji itu dijual seharga Rp 45.000," ujarnya, Kamis (8/7/2010).
Penjualan selang dan regulator itu juga dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat dengan menjelaskan apa saja keuntungan jika mengganti selang dan regulator yang diberikan hingga banyak masyarakat yang membeli selang dan regulator yang ditawarkan.
"Memang mereka menjelaskan secara jelas proses pemasangannya, namun penjualannya dinilai mahal, tapi memang pembelian selang dan regulator ini tanpa paksaan siapa, yang mau dan jika membeli maka mendapat asuransi sebesar 10 juta," jelasnya.
Menanggapi hal ini, Sales Representative SPBE Retail Pertamina Riau Isfahani mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke koperasi Pertamina di Jakarta. Namun, tidak ada perpanjangan tangan terhadap penjualan selang dan regulator tersebut.
"Untuk itu masyarakat diimbau, jika ditemukan adanya sales yang menjual selang dan regulator yang mengatasnamakan Pertamina, apa pun bentuknya, sebaiknya tanyakan dulu identitas resmi dari perusahaan mana dia bekerja dan keberadaan surat tugasnya," tegas Isfahani.
Ditambahkannya, jika tidak ada surat surat tugasnya, maka kita menilai hal ini adalah penipuan dan kepada masyarakat dan jangan percaya akan hal ini.
Terkait harga yang ditawarkan dari koperasi tersebut, pihaknya menilai harga yang ditawarkan sangat tinggi karena dasarnya harga regulator yang ditawarkan untuk selang dan regulator normalnya sebesar Rp 150.000.
"Jika ditemukan sales yang menjual harga lebih tinggi dari harga normalnya, diharapkan kepada masyarakat jangan terperdaya oleh penjualan seperti itu. Jika ada keraguan dari masyarakat terhadap penjualan yang dilakukan sales elpiji maka masyarakat dapat mengadukan dan mencari informasi melalui telepon 50500," jelasnya.
Saat dikonfirmasi, koperasi yang mengatasnamakan Pertamina, yang merupakan naungan dari PT Multi Top Indonesia, Roby, selaku sales dari PT Multi Top Indonesia, mengatakan, PT ini memang telah menjual regulator dan selang dengan harga Rp 369.000 dalam bentuk kredit dan barangnya juga berlogo SNI.
"Setiap aksesori yang dipasang maka kita asuransikan sebesar Rp 10 juta, garansinya 1 tahun dan setelah satu tahun tidak di tanggung lagi," ujarnya.
Dikatakan Robby, selama ini pihaknya sudah beroperasi selama 8 bulan. Untuk area Pekanbaru saja kami sudah berhasil menjual 500 unit selang dan regulator.
"Namun, dalam penjualan ini kami tidak pernah memaksa warga untuk membelinya. Siapa yang mau membeli saja, dalam hal ini kami juga memberi pengetahuan kepada masyarakat," jelasnya.
Menanggapi hal ini, anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Zulkarnaen, SE, mengatakan, jika ada perusahaan mana pun yang menjual lebih tinggi dari patokan Pertamina ini sudah menyalahi aturan Pertamina.
Maka, pihak terkait harus bertindak dan terus memantau terhadap penipuan yang bermoduskan apa pun.
"Pada kondisi seperti ini banyak terjadi hal ini, apalagi zaman dan keadaan sekarang karena ini berorientasi pada wadah penipuan dan ini harus ditindak secepatnya agar tidak banyak lagi masyarakat merasa tertipu. Untuk itu, saya minta aksi ini secepatnya diberhentikan,” tegasnya.
Zulkarnain berharap kepada warga masyarakat dapat mewaspadai hal ini, dan kepada Disperindag dan Pertamina agar cepat melakukan tindakan untuk mencegah supaya hal ini tidak merugikan masyarakat banyak. Kita menilai hal ini juga merupakan wadah dari penipuan.
"Dalam hal ini Pertamina juga berhak untuk mempertanyakan hal ini karena ini dapat merusak nama Pertamina sendiri," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang