TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Seorang pedagang mi goreng di pinggiran jalan Desa Pakemitan, Kecamatan, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami luka bakar akibat ledakan semburan api kompor gas, Sabtu (10/7/2010), sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolsek Ciawi AKP Dies Ratmono mengatakan, korban Yohan (22), warga Kampung Sukaroji RT 02 RW 02 Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya, kini dilarikan ke puskesmas untuk menjalani perawatan medis.
Korban yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang mi goreng di wilayah Kecamatan Ciawi itu mengalami luka bakar serius di bagian muka, telinga, leher, dan tangan kiri akibat semburan api yang cukup besar saat sedang menyalakan kompor gas.
"Diduga luka korban karena tersambar api," kata Kapolsek.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kata Kapolsek, korban saat akan menyalakan kompor gas setelah menerima pesanan dari pelanggannya tiba-tiba mengeluarkan semburan api cukup besar. Korban yang berada tepat di bagian depan sumber api langsung terbakar.
Peristiwa tersebut membuat warga setempat termasuk pelanggan mi goreng panik. Beruntung semburan api kompor gas berhasil dipadamkan tidak lama dari kejadian.
Korban hingga menjelang malam masih menjalani perawatan intensif.
Menurut Kapolsek setempat, korban akan dirujuk ke rumah sakit umum daerah Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkait semburan kompor gas yang membuat korban luka bakar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang