PAMEKASAN, KOMPAS.com - Sebuah warung bakso di Jl Mandilaras, Kecamatan Kota Pamekasan, Madura, terbakar habis akibat selang tabung gas elpiji ukuran 3 kg bocor, Minggu (11/9).
Kebakaran ini bukan hanya membuat kalang kabut Dhafir, pemilik warung, tetapi juga petugas Rumah Sakit (RS) Larasati yang letaknya berimpitan dengan warung bakso.
Sejumlah pasien RS swasta itu berhamburan keluar, sementara beberapa petugas mengevakuasi pasien yang tak mampu berjalan sendiri karena khawatir api merembet ke RS.
Beruntung, berkat bantuan warga sekitar dan mobil PMK yang segera tiba di lokasi, tidak sampai satu jam api berhasil dipadamkan. “Seandainya api ini tidak cepat padam, kami tidak tahu apa yang akan terjadi,” kata Dhafir, dengan nada sedih.
Saat itu Dhafir dan istrinya, Salehah, seperti biasa datang membuka warung, kemudian menyalakan kompor dengan bahan bakar elpiji untuk memasak dagangannya.
Dhafir kemudian ke Pasar Kolpajung berjarak sekitar 500 meter, sedangkan istrinya pulang. Tiba-tiba warga sekitar dikejutkan dengan kepulan asap membubung dari warung bakso disertai suara ledakan.
Seperti dikomando, warga mendobrak pintu warung dan menyiramkan air, sebagian warga menyusul memberi tahu Salehah. Dugaan api akibat elpiji bocor diketahui dari orang-orang yang ikut memadamkan api.
“Ketika kami masuk memadamkan api, kami mencium bau gas elpiji,” kata seorang warga. Salehah yang baru menempati warung itu enam bulan, mengaku sebelum ditinggalkan, kompor sudah dimatikannya. (Muchsin)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang