Fidel Castro Tampil

Kompas.com - 12/07/2010, 10:48 WIB

HAVANA, KOMPAS.com - Pemimpin revolusioner Kuba, Fidel Castro, muncul pertama kalinya di muka umum sejak jatuh sakit empat tahun lalu dengan mengunjungi sebuah lembaga ilmiah Kuba pekan ini, menurut blog dan situs internet Pemerintah Kuba, Sabtu (10/7/2010).

Sebelumnya, Kuba kadang kala mengeluarkan foto-foto yang memperlihatkan Fidel Castro dalam pertemuan pribadinya dengan tokoh-tokoh, yang paling akhir adalah kunjungan dari Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pada bulan Februari. Dalam foto-foto itu Castro tampak gembira dan sehat.

Foto-foto paling akhir dari Castro dipasang hari Sabtu di blog dua wartawan Kuba dan sebuah situs web media.

Castro (83) tampak sedikit bungkuk, tapi sehat dalam foto-foto itu, yang disebutkan diambil hari Rabu lalu dalam kunjungan ke Pusat Penyelidikan Ilmiah Nasional di Havana.

Empat foto pertama itu dipasang di blog dua wartawan Kuba. Castro tampak melambaikan tangannya di satu foto dan tampak dibawa pergi di foto lain.

Foto-foto lain dari acara itu banyak yang dipasang di Cubadebate, sebuah situs web media yang dikelola pemerintah. Castro tampak tertawa dan berbicara dengan para pekerja. Sebagian pekerja berjajar di gang yang terletak di atas, mereka melambaikan dan bertepuk tangan kepada Castro. Di salah satu foto, Castro bersender dengan santai di sebuah meja, tampak bersemangat.

Empat foto pertama yang dipasang di blog kedua wartawan itu kabarnya diambil dengan sebuah kamera ponsel oleh seorang pekerja lembaga ilmiah itu, sementara foto-foto di Cubadebate kabarnya diambil oleh putra Castro, Alex.

”Dia tampak kurus, tapi tampak sehat, dan menurut direktur kami, dia secara mental sangat sehat,” kata sebuah komentar yang menyertai foto-foto di blog Rosa C Baez, wartawan yang bekerja di media resmi Kuba.

Komentar-komentar itu dikirim kepada Rosa bersama foto- foto itu oleh seorang pekerja yang tak disebut identitasnya, yang mengatakan Castro mengucapkan salam kepada para karyawan.

”Mereka tidak mengizinkan kami mendekatinya, tetapi ketika dia akan pulang, terlalu banyak orang yang berdiri di sekitar dia, dan saya hanya tiga meter dari dia,” kata pekerja itu.

Foto-foto itu juga dipasang di blog Norelys Morales, seorang wartawan televisi terkenal Kuba. Morales mengatakan, dia mendapatkan foto-foto itu dalam sebuah e-mail yang dikirim kepada banyak orang oleh pekerja itu. Dia tidak mengungkapkan nama pekerja itu.

Castro hanya terlihat sekali-sekali dalam foto dan video sejak dia menjalani pembedahan usus darurat pada Juli 2006 dan menyerahkan kekuasaan, awalnya untuk sementara dan kemudian secara permanen, kepada adiknya, Raul, yang kini berusia 79 tahun.

Kunjungannya ke lembaga ilmiah itu untuk merayakan HUT ke-45 lembaga yang didirikan pada Juli 1965, menurut www.cubadebate.cu.

Tahun lalu, Presiden Venezuela Hugo Chavez yang juga sekutu dekat Castro mengatakan, Castro telah berjalan-jalan di dekat kediamannya di Havana, tapi itu tidak pernah dikonfirmasikan oleh pemerintah dan tidak beredar foto Fidel yang sedang berjalan-jalan.

Fidel Castro, setelah memimpin revolusi 1959 yang menggulingkan seorang diktator yang didukung AS, memimpin Kuba selama 49 tahun sebelum mundur sebagai presiden pada Februari 2008.

Sementara itu, hari Sabtu Pemerintah Kuba mulai membebaskan sekelompok tahanan politik sebagai bagian dari kesepakatan yang diperantarai oleh gereja Katolik Kuba untuk membebaskan 52 pembangkang.

Ketiga pembangkang pertama yang dibebaskan hari Sabtu dibawa ke sebuah lokasi yang tak diungkapkan dan kabarnya termasuk sekelompok 17 pembangkang yang merencanakan pergi ke Spanyol.

Tahanan politik Jose Luis Garcia menelepon keluarganya, mengatakan dia dipindah dari penjara ke sebuah lokasi. Istri Pablo Pacheco dan istri Luis Milan yang hubungi rekan tahanan lain menyatakan, suami mereka telah dibebaskan.(Reuters/AP/AFP/DI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau