JAKARTA, KOMPAS.com — Makin tingginya permintaan pasar terhadap mobil baru di Indonesia akhir-akhir ini membuat distributor terbesar Toyota Indonesia, PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation (Auto2000), menaikkan target jualan unitnya. Tidak tanggung-tanggung, target yang baru yang dicanangkan Auto2000 adalah 200.000 unit.
Untuk itu pula, agar pelayanan juga makin baik, pada tahun ini Auto2000 menambah lagi 10 jaringan dealer. Semula, Auto2000 menganggarkan Rp 500 miliar untuk pengembangan dealer. Kenyataannya, karena inflasi, menyebabkan harga-harga komoditas pun mulai naik. "Sekarang, untuk mendirikan satu dealer baru butuh dana sekitar Rp 70 miliar. Kalau target 10 jaringan tahun ini, perlu tambahan," beber Jodjana Jody, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000.
Selama Januari-Juni 2010, Auto2000 mengaku sudah menyerap setengah pagu anggaran yang disediakan. Beberapa dealer baru akan beroperasi, antara lain, di Samarinda dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
200.000 unit Target penjualan direvisi dari 170.000 unit menjadi 200.000 unit atau naik 17, 6 persen dari 170.000 unit. Jumlah tersebut sama dengan 83 persen dari target penjualan nasional Toyota sebanyak 240.000 unit.
Sepanjang semester pertama, penjualan Auto2000 terdongkrak 69 persen atau 108.877 unit dari periode yang sama sebelumnya 64.438 unit. "Penjualan meningkat. Kalau Toyota menaikkan target, kita juga ikut," jelas Jody.
Penjualan Auto2000 yang terbesar masih berasal dari Avanza, yaitu 9.870 unit pada bulan lalu. Total untuk semester I-2010 sudah mencapai 54.528 unit. Khusus untuk Kijang Innova, pada Juni lalu terjual 4.070 unit atau sudah mencapai 21.755 unit pada semester I tahun ini. Sementara hatchback andalan Toyota, Yaris, dilepas 1.421 unit pada Juli dan kumulatif Januari-Juni menembus 6.407 unit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang