Pemilukada tangerang selatan

Wah! Polres Jaksel 'Minta' Rp 1,2 Miliar

Kompas.com - 14/07/2010, 16:19 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com — Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Selatan mengusulkan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar untuk mengamankan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tangerang Selatan pada tahun 2010 ini. Biaya tersebut meliputi honor 1.105 petugas dan pengawalan para kandidat.

Usulan ini terungkap dalam presentasi keamanan Pemilukada Kota Tangerang Selatan di Aula Kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Pamulang, Rabu (14/7/2010). "Petugas akan kita sebar di titik-titik rawan seluruh Kota Tangerang Selatan," kata Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Gatot Edi Pramono.

Gatot memaparkan, honor masing-masing petugas yang akan dibayarkan sebesar Rp 44.500 per orang per hari. "Polisi juga akan mengawal setiap kandidat, baik di rumah maupun dalam perjalanan," kata Gatot.

Menurut Gatot, dana yang diusulkan itu hanyalah untuk kebutuhan pengamanan dari Polres Jakarta Selatan. Dana itu tidak termasuk kebutuhan pengamanan yang diberikan Polres Kabupaten Tangerang dan Kodim 0506 Tangerang.

Terkait dengan itu, Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan Shaleh MT menyatakan, pihaknya akan mengakomodasi usulan tersebut. "Dananya sudah kami siapkan," kata dia.

Shaleh lantas berharap, dengan pengamanan dari kepolisian tersebut, proses pemilihan kepala daerah pertama di Tangerang Selatan itu berjalan aman, tertib, dan lancar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau