Lindsay Lohan Akan Masuk Penjara

Kompas.com - 17/07/2010, 09:50 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Lindsay Lohan yang sedang dirundung masalah akan segera masuk penjara sebagaimana diperintahkan oleh hakim yang memproses pengadilan hukuman percobaannya baru-baru ini. Pembela barunya, Robert Shapiro, yang dikenal sebagai pengacara para selebriti, menegaskan hal itu.

Pekan lalu, Hakim Pengadilan Tinggi California, Marsha Revel, memerintahkan Lohan memulai hukuman penjara 90 hari pada 20 Juli karena ia dinyatakan terbukti melanggar ketentuan hukuman percobaan dalam kasus mengemudi dalam keadaan mabuk. Terkait ketentuan hukuman percobaan itu, Lohan telah mangkir sedikitnya tujuh kelas pendidikan alkohol. Sejak itu, pengacara lama Lohan, Shawn Chapman Holley, mengundurkan diri.

Laporan media yang muncul pada Kamis (15/7/2010) pekan ini menyebutkan, Lohan menyewa Robert Shapiro, tetapi mungkin berusaha menghindari hukuman penjara. "Saya telah setuju untuk mewakili Nona (Linday) Lohan dengan syarat dia mematuhi ketentuan hukuman percobaan, termasuk ketentuan hukuman penjara yang dijatuhkan oleh Hakim Marsha Revel," kata Robert dalam satu pernyataan, Jumat.

"Nona Lohan menderita satu penyakit yang juga saya kenal. Saya berharap dapat membantu Nona Lohan dan Hakim (Marsha) Revel dalam melakukan pendekatan pengobatan yang disarankan oleh para profesional medis bagi ketenangan dan pemulihan jangka panjang Nona Lohan," demikian antara lain isi pernyataan pengacara tersebut.

Shapiro merupakan pengacara terkenal di Los Angeles yang telah mewakili banyak bintang Hollywood selama bertahun-tahun, dan ia adalah bagian dari "tim impian" pengacara yang mewakili pemain sepak bola Amerika OJ Simpson dalam pengadilan sehubungan dengan pembunuhan istrinya. Putra Shapiro, Brent, meninggal pada tahun 2005 akibat komplikasi meminum alkohol dan menggunakan ekstasi. Sejak itu, Shapiro mengabdikan dirinya untuk membantu orang lain mengatasi masalah kecanduan mereka.

Keluarganya merintis Brent Shapiro Foundation serta pusat perawatan hidup tenang Pickford Lofts di Los Angeles. Lindsay Lohan dikatakan harus masuk pusat rehabilitasi tersebut awal pekan ini. Lindsay masuk panti rehabilitasi itu, Selasa (13/7/2010) malam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau