BRISIGHELLA, Selasa -
Hamilton mengungkapkan hal itu di Brisighella, Italia, Selasa (20/7). Pebalap asal Inggris itu berada di Brisighella dalam rangka menerima penghargaan Trofi Lorenzo Bandini. Trofi Lorenzo Bandini merupakan penghargaan yang diberikan sejak tahun 1992 untuk memperingati pebalap Italia yang meninggal terbakar di GP Monako pada 1967. Penghargaan diberikan kepada figur yang tampil luar biasa di ajang otomotif, khususnya F1.
Hamilton kini masih berada di puncak klasemen dengan raihan angka 145 poin. Sementara Button menguntit di posisi kedua dengan nilai 133 poin.
Dengan selisih angka yang hanya 12 poin, Button masih berpeluang menyusul dan menyabet gelar juara dunia. Karena itu, muncul spekulasi akan terjadi rivalitas di antara keduanya.
Situasi persaingan negatif dalam satu tim inilah yang kini terjadi di tim Red Bull antara pebalap Mark Webber dan Sebastian Vettel.
Mark Webber, yang berhasil memenangi balapan di Silverstone, Inggris, pekan lalu, tersulut emosinya setelah Red Bull memilih memasang sayap depan baru ke mobil Sebastian Vettel.
Hal ini membuat Webber kecewa berat. Pebalap asal Australia ini mempertanyakan kebijakan manajemen tim. Meskipun begitu, Red Bull telah mampu meredakan rivalitas kedua pebalap itu.
Ketika ditanya wartawan, apakah situasi seperti itu akan terjadi di tim McLaren, Hamilton memastikan, hal itu tidak akan terjadi. ”Tidak. Kami saling menghormati satu sama lain,” kata Hamilton.
Pada balapan di Silverstone, Hamilton berhasil finis kedua. Sementara Button berhasil finis keempat. ”Dia mengangkat motivasi saya pekan lalu dan saya akan melakukan hal yang sama,” ujar Hamilton.
Menurut dia, balapan tahun ini agak sedikit aneh. ”Saya membalap sangat baik di empat seri dengan dua kali menang dan dua kali di posisi kedua. Tapi, kenyataannya, saya cuma unggul 12 poin atas Button. Kita lihat balapan selanjutnya. Jika saya bisa memperlebar jarak, saya sangat bahagia,” kata Hamilton.
Hamilton menambahkan, persaingan ke depan tetap akan ketat. Saat ini, dua pebalap McLaren berada di puncak klasemen dan pada klasemen konstruktor mereka juga berada di atas dengan poin 278 atau unggul 29 angka dari saingan terdekat, Red Bull.
Menurut Hamilton, tim Red Bull kembali akan menunjukkan performa terbaiknya di GP Jerman pekan ini meskipun masalah kedua pebalapnya belum reda.
Tim lain yang layak diwaspadai, kata Hamilton, adalah Mercedes. Dia menilai, tim yang dibela Michael Schumacher itu telah menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan setelah mengalami masa sulit di awal musim. ”Kehadiran Schumacher memberikan dampak yang luar biasa bagi tim Mercedes. Pengalamannya sangat berguna membangun tim. Mercedes kini menjadi pesaing yang serius,” kata Hamilton.
Meskipun demikian, pebalap berusia 25 tahun ini tetap yakin timnya juga akan bisa bersaing untuk meraih podium. Dikatakannya, kekompakan timnya sangat membantu mereka meraih poin yang krusial. ”McLaren punya pengalaman dalam situasi seperti ini. Sejauh ini semua berjalan cukup baik pada musim balapan kali ini,” kata Hamilton.
Sejauh ini McLaren belum memutuskan siapa yang berhak menyandang pebalap nomor satu McLaren. Terutama dalam posisi sekarang, yang di antara kedua pebalapnya belum ada yang dominan memenangi balapan. Keduanya sama-sama berpeluang menyabet juara dunia.
Ketika ditanya, apakah Hamilton berhak sebagai pebalap nomor satu McLaren, pemimpin tim, Martin Whitmarsh, menjawab tegas, ”Belum!”
Dikatakan, Button juga tidak akan melepas peluang itu kepada Hamilton. ”Button akan berjuang mencari kemenangan di balapan pekan ini. Dia sudah menunjukkan diri sebagai pebalap andal. Peluangnya sama sekali belum tertutup,” kata Whitmarsh.
Whitmarsh juga mengatakan, selain Red Bull, timnya juga masih memperhitungkan tim lain, seperti Ferrari dan Mercedes, meskipun selisih poin mereka terpaut jauh, yakni 113 poin.
”Kami selalu belajar dari pengalaman. Mereka tim yang kuat. Masih ada 225 poin yang diperebutkan dan mereka masih berpeluang dengan pebalap seperti Fernando Alonso dan Felipe Massa serta Schumacher dan Nico Rosberg,” ujar Whitmarsh.
Sementara itu, Hamilton dielu- elukan pendukungnya saat tampil bersama pacarnya, Nicole Scherzinger, di Brisighella. Mereka membagikan tiket gratis kepada anak-anak setempat untuk berkunjung ke markas McLaren di Inggris.
Pada kesempatan itu, Hamilton menyampaikan pujian kepada pebalap MotoGP Italia, Valentino Rossi, yang meraih posisi keempat pada seri MotoGP Jerman meskipun baru sembuh dari cedera. ”Dia gila,” ujarnya.