Calon gubernur bi

Dua Hari Darmin Diuji, Hasilnya?

Kompas.com - 22/07/2010, 16:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution, akhirnya menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan selama dua hari, Rabu (21/7/2010) dan Kamis (22/7/2010).

Uji kelayakan hari kedua berakhir pukul 15.30. Di akhir sesi, Darmin mengucapkan janji jika ia terpilih sebagai Gubernur BI. "Saya berjanji akan menjaga integritas dan menempatkan kepentingan bangsa nomor satu. Saya tidak akan pernah mengurangi dan mengabaikan itu bila saya menjalani tugas," kata Darmin.

Dalam dua hari menjawab pertanyaan para anggota Dewan, Darmin dihujani pertanyaan seputar kebijakan perbankan, serta berbagai kasus yang ditudingkan padanya. Di antaranya, sejumlah kasus pajak yang terjadi saat ia menjabat Dirjen Pajak dan kasus bail out Bank Century.

Terkait kasus Bank Century, Darmin mengatakan, ia tak ikut bertanggung jawab karena sebagai Komisioner LPS dirinya tak memutuskan pengucuran dana Rp 6,7 triliun.

Saat akan meninggalkan Gedung DPR, Darmin enggan mengungkapkan keoptimisannya atas hasil uji kelayakan yang telah dijalaninya selama dua hari ini. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan Komisi XI. "Keputusannya belum tahu, jadi biarkan para anggota Komisi XI membicarakannya. Kita tunggu saja. Semua sudah sesuai dengan aturan main," ujarnya.

Penentuan disetujui atau tidaknya ia sebagai Gubernur Bank Indonesia akan ditentukan dalam voting tertutup yang akan dilakukan Komisi XI pada malam nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau