Honda Mobil Berharap Ada Insentif dari Pemerintah

Kompas.com - 23/07/2010, 15:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pameran mobil di JIExpo yang dibuka pada hari Jumat (23/7/2010) tak cuma jadi ajang unjuk teknologi dan mobil konsep. Penjualan pun dilakukan dengan berbagai iming-iming selama pameran yang berlangsung hingga 1 Agustus mendatang.

Seperti halnya PT Honda Prospect Motor (HPM), ATPM Honda di Indonesia ini juga memanfaatkan pesta otomotif tersebut untuk menjual produknya. "Honda menargetkan penjualan 1.500 unit selama pameran dengan diperkenalkannya model-model terbaru, jajaran produk kami yang telah dikenal sangat baik di tengah konsumen," ungkap Marketing & Aftersales Service Director HPM Jonfis Fandy di sela-sela peresmian booth Honda.

Ketika disinggung soal CR-Z dan model konsep small car, Jonfis belum memberi jawaban tegas mengenai jadwal produksi, terutama untuk mobil konsep small car.

Mengenai pemasaran CR-Z, hal itu belum bisa dipastikan. "Kami berharap ada insentif dari pemerintah. Ada salah satu item yang bisa diambil untuk memberikan insentif itu," ungkapnya kepada Kompas.com. Item yang dimaksud adalah pajak barang mewah yang sekarang ini berada pada 10 sampai 40 persen untuk sedan.

Menurutnya, pemerintah tak usah takut jika teknologi masuk ke Indonesia. "Tidak akan mengganggu pasar yang sudah ada. Konsumennya sudah tercipta. Buktinya di Jepang, meski ada hybrid, hal itu tidak memengaruhi penjualan kendaraan mesin bensin," papar Jonfis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau