Perintis

Susi Air Terbangi Bengkulu-Mukomuko

Kompas.com - 24/07/2010, 17:31 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Maskapai Penerbangan Susi Air akan membuka rute penerbangan dari Kota Bengkulu ke Kabupaten Mukomuko dan sebaliknya setiap hari dengan harga tiket Rp 600.000 per kursi.    "Jika tidak ada aral melintang mulai 1 Agustus maskapai Susi Air akan menerbangi Bengkulu-Mukmuko pulang pergi (PP) setiap hari dengan pesawat jenis Cesnagrand Carapan 208 tahun 2010," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Ali Berti, saat mendampingi kunjungan Menteri Perhubungan, Fredi Numberi, ke Bengkulu, Sabtu (24/7/2010).       Susi Air juga akan membuka rute penerbangan Bengkulu- Padang, Sumber dan Bengkulu -Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dengan menggunakan jenis pesawat yang sama.      Untuk rute penerbangan Bengkulu-Palembang, harga tiket akan dijual antara Rp 400.000-Rp 450.000 per seat. "Karena jarak tempuh Bengkulu-Palembang lebih singkat dari ke Mukomko," katanya.     Rute Bengkulu-Padang dan Bengkulu-Palembang kemungkinan baru direaliaasikan pada pertengahan Agustus. Sedangkan rute Bengkulu-Mukomuko sudah positif mulai pada awal Agustus sudah beroperasi.      Ali Berti optimistis jumlah penumpang untuk rute penerbangan Bengkulu-Mukomuko padat, karena selama ini masyarakat Bengkulu yang akan ke Mukomuko hanya menggunakan angkutan darat dengan waktu tempuh 7-8 jam.      Selain itu, di Kabupaten Mukomuko banyak terdapat perusahaan berkebunan besar, sehingga masyarakat akan pergi dari daerah ini ke Bengkulu dan beberapa daerah lainya cukup banyak.      Apalagi pesawat ini akan menerbangi Mukomuko setiap hari, sehingga masyarakat yang akan berurusan ke Bengkulu lebih banyak menggunakan pesawet selain waktu tempuh singkat juga badan tidak capek, katanya.      Sementara itu, Pimpinan Susi Air, Susi Pujiastuti, mengatakan, pihaknya sudah positif untuk membuka rute penerbangan perintis Bengkulu-Mukomuko pada 1 Agustus mendatang.      Demikian pula, untuk rute Bengkulu-Padang dan Bengkulu- Palembang sudah dipersiapkan, termasuk segala sesuatu yang berkait pembukaan rute penerbangan baru Susi Air di daerah ini sudah dilengkapi, sehingga pihaknya tinggal beroperasi saja. "Kami yakin penumpang yang akan diangkut dari Bengkulu ke Mukomuko dan sebaliknya setiap hari akan ramai, karena sampai sekarang belum ada penerbangan perintis ke daerah ini," ujarnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau