JAKARTA, Kompas.com - Indonesia dipastikan meraih gelar ganda campuran Macau Terbuka Grand Prix Gold. Pasalnya, di partai puncak turnamen berhadiah 120.000 dollar AS ini terjadi all-Indonesian final.
Pada semifinal yang berlangsung Sabtu (31/7/10), pasangan yang tampil pada turnamen pertama mereka, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lebih dulu maju ke final. Mereka menyisihkan pasangan Indonesia lainnya Fran Kurniawan/Pia Zebadiah 21-13, 21-11.
Sementara itu runner-up tahun lalu yang juga unggulan pertama, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, menyusul ke final. Mantan pemain Pelatnas Cipayung ini mengalahkan pasangan unggulan delapan dari Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, 21-12, 19-21, 21-12.
"Butet (Liliyana) lebih menguasai lapangan, pengalaman dan kematangannya lebih baik," kata Fran usai pertandingan, mengakui kelebihan salah satu pemain terbaik di ganda campuran itu.
Mengenai pertemuan dengan Hendra/Vita pada partai perebutan gelar, Minggu (1/8/10), Liliyana yang bersama Nova Widianto menempati peringkat satu dunia mengatakan, siapa yang lebih siap di final merekalah yang akan menjadi juara.
"Kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing, walaupun sekarang latihannya tidak bersama-sama lagi, tetapi dulu saya dan Vita sering latihan bareng jadi sama-sama sudah tahu," ujar Liliyana.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang