KOMPAS.com - Pemimpin Gereja Katolik Ortodoks Moskwa dan Rusia Patriark Kirill meminta kepada seluruh rakyat Rusia untuk berdoa meminta hujan. Sebagaimana catatan Itar Tass dan Reuters pada Senin (2/8/2010), Rusia tengah dilanda hawa panas hingga di kisaran 40 derajat Celcius. Hawa seperti itu adalah yang terpanas sepanjang 130 tahun rekaman lembaga cuaca Rusia yang memiliki dampak luas, khususnya di bidang pertanian.
"Kita semua sedang mengalami bencana. Banyak dari kita semua kehilangan tempat tinggal. Anak-anak pun menjadi korban," begitu pesan Kirill.
Hawa panas yang melanda sebagian besar wilayah Rusia di Benua Eropa sedikitnya telah membunuh 28 orang. Tercatat pula ada 774 kebakaran besar. Dari jumlah itu, sampai dengan Sabtu, 369 kebakaran masih belum dapat dipadamkan. Lalu, ada juga 5.200 orang yang dievakuasi dari kebakaran.
"Saya minta semua rakyat Rusia bersatu, berdoa kepada Yang Mahakuasa untuk menurunkan hujan," seru Kirill.
Sementara itu, 24.000 orang Rusia tengah berjuang memadamkan api, termasuk para pasukan elite angkatan bersenjata. Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin sudah menyatakan pemerintahannya menyiapkan dana 5 miliar rubel atau setara dengan 165 juta dollar AS untuk membantu para korban kebakaran lantaran hawa panas tadi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang