Pasar Kue Tetap di Halaman Gubernuran

Kompas.com - 03/08/2010, 09:47 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Sebagai sebuah kegiatan tahunan yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin bertepatan dengan bulan Ramadhan, pasar kue akan digelar kembali dengan lokasi seperti biasa atau tidak berubah.       "Pasar kue atau pasar wadai akan digelar kembali di depan Kantor Gubernur atau Jl Sudirman," kata Kepala Dinas Periwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Banjarmasin, Hesly Junianto, Selasa (3/8/2010).       Mengambil tempat seperti tahun sebelumnya dianggap sudah menjadi ketetapan yang akan rutin dilakukan, mengingat masyarakat sudah mengetahui, bahwa pasar wadai selalu dilaksanakan di tempat tersebut.       Ketika ditanya kenapa tidak di depan Masjid Sabilal Mukhtadin, Hesly menyatakan, aktivitas di jalan tersebut sangat tinggi sehingga pasar wadai dibatas hanya pada Hotel Batung Batulis hingga depan Kantor Gubernur Kalsel.       "Tempat yang kita pilih sengaja tidak berubah, karena tempat ini dinilai para pedagang sudah sesuai dan jauh dari kemacetan, disamping itu alasan lain bagi mereka tempat bisa dijangkau baik dari darat maupun sungai," jelasnya.       Tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk tenda atau tempat berdagang para pedagang nantinya masih sama seperti dulu yakni hanya menggunakan tenda biasa yang telah disiapkan.       "Kenapa kita memilih tenda yang sama seperti tahun lalu, karena selain tidak merepotkan, biaya yang  dikeluarkan juga tidak terlalu tinggi, selain itu jumlah pedagangpun tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya, jika adapun itu hanya mengalami penambahan sekitar beberapa buah saja," jelasnya.       Untuk mempersiapkan agenda tahunan ini, Dinas Pariwisata telah menyiapkannya jauh-jauh hari sebelumnya, termasuk membuka pendaftaran para pedagang yang rata-rata masih pedagang-pedagang terdahulu yang memang sudah tergabung dalam paguyuban pasar wadai.       Dengan menggunakan program seperti tahun sebelumnya, pasar wadai kali ini diyakini tidak berubah terlalu jauh, karena seperti tahun sebelumnya pula selain berdagang pasar ini juga akan menyuguhkan beberapa keseniah daerah khususnya yang bernuansa Islami.       "Seperti tahun sebelumnya, tahun ini kita tetap menggelar kesenian tersebut, dan tahun ini akan kita tata lebih baik lagi agar nuansa pasar ini bisa lebih istimewa ketimbang tahun sebelumnya," ucap Hesly.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau