Kasus suap

Alif: Arafat Minta Sebut Moge Titipan

Kompas.com - 04/08/2010, 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa Alif Kuncoro mengaku, ia pernah diminta Kompol Arafat Enanie agar menyebut motor gede alias moge Harley Davidson tipe Ultra Classic yang dia berikan sebagai barang titipan. Permintaan itu, kata Alif, dikatakan Arafat saat datang ke rumahnya bersama istri, Hasni Amalia, pada bulan Maret 2010.

Hal itu diungkapkan Alif seusai mendengarkan kesaksian Hasni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2010).

Menurut Arafat, saat itu Hasni tahu apa yang dia bicarakan dengan Arafat. "Enggak mungkin ibu enggak dengar. Saya yakin beliau dengar apa yang saya bicarakan dengan Arafat. Waktu itu, ibu ini (Hasni) hanya mendengarkan saja," kata Alif kepada majelis hakim.

Alif kembali menegaskan bahwa sepeda motor seharga Rp 410 juta itu dia berikan ke Arafat agar adiknya, Imam Cahyo Maliki, tidak dijadikan tersangka terkait kasus Gayus Halomoan Tambunan. Menurut Alif, Arafat mengatakan, adiknya akan dijadikan tersangka.

Sebelumnya, Hasni bercerita bahwa moge itu diambil pihak Mabua bulan Maret 2010. Dia mengaku tidak tahu mengapa sepeda motor itu dikembalikan. Hasni juga tidak mengetahui apakah dikembalikannya moge itu lantaran gencarnya pemberitaan mengenai kasus Gayus. "Saya pikir hanya diservis," ujar dia. Menurut Arafat, ia meminta pihak Mabua mengambil moge agar tidak dikaitkan dengan kasus Gayus.

Hasni mengaku ikut menemani suaminya ke rumah Alif di kawasan Blok S, Jakarta Selatan. Saat itu, Arafat menyampaikan bahwa moge telah dikembalikan ke pihak Mabua. Alasan dia dan suaminya menyampaikan langsung lantaran ponsel Alif tidak pernah dapat dihubungi.

"Gimana tanggapan Alif saat itu?" tanya hakim. "Saya kurang mendengar," jawab Hasni.

"Ngobrol serius?" tanya hakim lagi. "Ngobrol santai. Kurang dari sejam," kata Hasni, yang mengenakan kemeja warna putih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau