JAKARTA, KOMPAS.com — Berbagai upaya terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota. Setelah menerapkan kebijakan sterilisasi busway, kini Pemprov DKI bakal menertibkan sejumlah putaran balik (u-turn) yang dinilai tidak efektif bahkan menjadi biang kemacetan.
“U-turn yang dianggap tidak perlu dan menimbulkan kemacetan akan kami tertibkan,” ujar Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan DKI, Rabu (4/8/2010).
Saat ini, kata Udar Pristono, jumlah putaran balik memang sangat banyak. Dari sekian jumlah yang ada, terdapat putaran balik yang diperlukan, tapi terdapat pula yang tidak diperlukan. “Justru yang memicu kemacetan akan kami tertibkan,” ujar Udar.
Keberadaan putaran balik masih tetap diperlukan, tapi hal itu akan diseleksi mulai dari sekarang karena ada pula u-turn yang efektif dan dapat meminimalkan kemacetan yang terjadi. Di satu ruas jalan yang diukur sejak lampu lalu lintas hingga bertemu lampu lalu lintas berikutnya, idealnya terdapat dua u-turn.
Hingga saat ini, kata Udar, putaran balik yang dianggap tidak efektif secara perlahan sudah ada mulai ditertibkan. Salah satunya, putaran balik di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Penertiban dilakukan karena putaran balik itu dianggap mengganggu ketertiban lalu lintas.
“Makanya kami tutup. Selektivitas putaran balik akan terus dilakukan hingga semua bisa menjadi lebih efektif," tandasnya.
Dari data yang dimiliki Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya tercatat, hingga saat ini sedikitnya terdapat 51 putaran balik yang diketahui menimbulkan kemacetan cukup parah. Dari semua putaran balik itu, belum ada satu pun yang ditertibkan.
Karena itu, pihak kepolisian Polda Metro Jaya akan melaporkan semua lokasi itu ke Pemprov DKI dan diharapkan bisa segera ditindaklanjuti.
“Akan kami laporkan agar segera ditindaklanjuti Pemprov DKI,” kata Boy Rafli Amar, Kabid Humas Polda Metro Jaya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang