JAKARTA, Kompas.com — Pengurus Besar Ikatan Sepada Sport Indonesia (PB ISSI) mempromosikan atlet pelatnas Asian Games XVI melakukan latihan dan uji coba di Belanda serta Amerika, 15 Agustus 2010.
"Atlet nomor track dan BMX akan dikirim ke Amerika untuk meningkatkan prestasinya. Adapun pebalap di nomor road race diberi kepercayaan berlatih di Belanda," ujar wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB ISSI Josef Tumena di Jakarta, Jumat (6/8/2010).
Sebelumnya, PB ISSI akan mengirim atlet pelatnas Asian Games XVI berlatih di Australia. Tetapi karena Belanda dan AS memiliki event balap sepeda cukup padat, akhirnya diputuskan batal dikirim ke Negeri Kanguru.
Selama di Belanda, katanya, atlet nomor road race seperti Tonton Susanto dan Ryan Ariehaan mendapat latihan intensif dan sering tampil dalam kejuaraan. Padatnya event di Negeri Kincir Angin, diharapkan kedua atlet nasional mampu menunjukkan prestasi terbaiknya di Asian Games XVI Guangzhou.
Begitu juga dengan atlet yang difokuskan di nomor BMX dan track seperti Santia Trikusuma dan Reza Susienti, juga diharapkan mampu bersaing dengan lawan saat diturunkan di Asian Games setelah ditempa di AS.
Josef mengaku, di tingkat Asia prestasi para pebalap nasional sulit untuk memberikan target medali emas. Namun, PB ISSI menginginkan semua atlet yang diturunkan di Guangzhou minimal dapat memperbaiki prestasi yang dimiliki sebelumnya.
Melalui peningkatan prestasi itu, paparnya, membuktikan bahwa selama digodok di Belanda atau AS para atlet nasional menunjukkan semangat yang tinggi dalam persiapan menuju Asian Games XVI di Guangzhou, November 2010.
Peningkatan prestasi di Asian Games XVI itu sangat penting artinya dalam mempersiapkan atlet menuju SEA Games XXVI di Jakarta tahun 2011. Melalui waktu yang berdekatan antarkedua multievent tersebut, sudah tentu PB ISSI juga mengharapkan para atlet yang dikirim ke Guangzhou dapat menyuguhkan medali emas ketika turun di SEA Games XXVI.
Sebagai tuan rumah SEA Games XXVI, PB ISSI menginginkan tim balap sepeda nasional tampil sebagai juara umum. Melalui acuan itu pula para atlet diberi latihan di Belanda dan Amerika untuk mempertajam prestasinya menuju dua event akbar, yaitu Asian Games XVI Guangzhou dan SEA Games XXVI, Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang