Jogja Fashion Week Memulai Persiapan

Kompas.com - 07/08/2010, 11:35 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pergelaran Jogja Fashion Week 2010 akan mempresentasikan tren busana sebagai ikon budaya nasional, kata ketua panitia pelaksana pergelaran Afif Syakur.

"Jogja Fashion Week (JFW) adalah ajang perkembangan dari keanekaragaman seni budaya Indonesia dengan potensi yang patut diperhitungkan di dunia internasional melalui peran perancang busana dan produsen fashion di Indonesia," katanya di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, pergelaran busana yang digelar di Jogja Expo Centre (JEC) Yogyakarta pada 27-31 Oktober 2010 ingin memperkenalkan dan memperluas jaringan pasar industri tekstil, garmen, dan fashion kepada pelaku bisnis nasional dan internasional.

Selain itu, juga untuk memotivasi dan mengkatalisator insan mode untuk berkreasi lebih intensif dengan acuan budaya Yogyakarta dan menyosialisasikan kepada masyarakat untuk lebih cinta dan bangga menggunakan produksi dalam negeri.

Ia mengatakan, pergelaran busana yang digelar untuk kelima kalinya itu tidak melepaskan sentuhan lurik, tenun, songket, dan batik sebagai ikon kebudayaan Indonesia dan merupakan langkah ke depan untuk terus mengangkat dan memberikan kekuatan posisi Indonesia di perdagangan internasional.

"Kegiatan itu akan diikuti para perancang dari DIY dan kota lain di Indonesia yang menampilkan kreasinya yang mengacu pada rancangan yang sesuai dengan kehidupan masyarakat Yogyakarta yang sederhana tetapi anggun," katanya.

Rancangan itu, menurut dia, diharapkan dapat menjembatani tren busana Yogyakarta di kancah nasional maupun internasional dan terus berkembang di masa mendatang.

"Dalam JFW 2010 juga akan diselenggarakan lomba cipta busana dengan tema busana siap pakai untuk kantor yang bernuansa Yogyakarta, pameran dagang untuk memberi kesempatan kepada produsen busana dan kelengkapannya di skala industri maupun UMKM, dan karnaval fashion di sepanjang jalan utama Yogyakarta," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau