Mencicipi Mitsubishi ASX Outlander Sport dan Delica D5

Kompas.com - 09/08/2010, 12:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memamerkan dua model terbarunya, ASX Outlander Sport dan Delica D5, muncul keinginan mengenjotnya. Pucuk dicinta, ulam tiba, belum genap seminggu pameran IIMS 2010 usai, KTB mengajak KOMPAS.com menjajalnya.

Kedua kendaraan ini sebuah kejutan bagi para wartawan yang turut serta dalam acara Test Ride Pajero Sport GLS Manual Transmision di Prooving Ground milik Bridgestone, Karawang, Jawa Barat. Karena hanya ada satu unit, perserta harus antri dan setelah itu mencobanya dalam waktu singkat.

ASX Outlander Setelah 10 menit menunggu, akhirnya KOMPAS.com masuk ke dalam ASX Outlander Sport sebagai penumpang di baris kedua. Kondisi di bangku belakang terasa nyaman. Tubuh dengan bobot 110 kg dan tinggi 175 cm leluasa bergerak. Dengan catatan, diisi hanya dua penumpang.

Karakteristik crossover terasa saat melintasi permukaan trek bergelombang. Meski posisi jok belakang tepat di atas roda belakang, goncangan berhasil diredam dengan baik oleh suspensi. Kesain lain, panoramic view yang luas, membuat kesan mobil ini jadi mewah.

Setelah dua putaran, giliran KOMPAS.com di belakang setir. Agak canggung karena setir kiri. Saat duduk, posisi duduk terasa nyaman. Posisi jok dan kemudi bisa di atur dengan mudah melalaui tuas listrik. Akselrasi untuk mencapai 100 km/jam, cukup responsif.

Delica D5 Berikutnya, giliran Delica D5, multi-purpose vehicle (MPV), yang  ternyata meninggalkan  banyak  kesan. Tampilannya sporty, interior mewah, dibekali pintu geser sampai dan belakang otomatis. Plus kamera depan-belakang-samping sehingga situasi di sekeliling   kendaraan bisa dilihat melalui layar monitor di tengah dashboard. Juga ada indikator yang menunjukkan kondisi seluruh pintu yang disatukan pada panel instrumen.

Fitur lainnnya adalah sistem 4WD dengan pilihan, 2WD, 4WD Auto dan 4WD Lock. Saat pengujian, 4WD Auto diaktifkan dengan tuas transmisi pada posisi “D”.

Tarikan terasa mantap. Kendati tidak diukur, akselerasi 0- 100 km/jam dicapai cukup mudah. Tak salah Mitsubishi menggunakan Delica D5 untuk reli Dakar. Memasuki lap kedua, posisi tuas transmisi dipindahkan ke D-S (sport). Tarikan makin mantap. Ketika paddle shifter dioperasikan (menambah tenaga), laju mobil menjadi lebih cepat lagi.

Catatan, saat duduk di bangku baris kedua, meski tampak lega, ternyata terasa agak sempit. Komposisi jok 2-2-3 membuat jarak antar-barisan jadi agak mepet. Kabarnya, kedua model akan mulai dipasarkan tahun depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau