JAKARTA, KOMPAS.com - Saat PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memamerkan dua model terbarunya, ASX Outlander Sport dan Delica D5, muncul keinginan mengenjotnya. Pucuk dicinta, ulam tiba, belum genap seminggu pameran IIMS 2010 usai, KTB mengajak KOMPAS.com menjajalnya.
Kedua kendaraan ini sebuah kejutan bagi para wartawan yang turut serta dalam acara Test Ride Pajero Sport GLS Manual Transmision di Prooving Ground milik Bridgestone, Karawang, Jawa Barat. Karena hanya ada satu unit, perserta harus antri dan setelah itu mencobanya dalam waktu singkat.
ASX Outlander Setelah 10 menit menunggu, akhirnya KOMPAS.com masuk ke dalam ASX Outlander Sport sebagai penumpang di baris kedua. Kondisi di bangku belakang terasa nyaman. Tubuh dengan bobot 110 kg dan tinggi 175 cm leluasa bergerak. Dengan catatan, diisi hanya dua penumpang.
Karakteristik crossover terasa saat melintasi permukaan trek bergelombang. Meski posisi jok belakang tepat di atas roda belakang, goncangan berhasil diredam dengan baik oleh suspensi. Kesain lain, panoramic view yang luas, membuat kesan mobil ini jadi mewah.
Setelah dua putaran, giliran KOMPAS.com di belakang setir. Agak canggung karena setir kiri. Saat duduk, posisi duduk terasa nyaman. Posisi jok dan kemudi bisa di atur dengan mudah melalaui tuas listrik. Akselrasi untuk mencapai 100 km/jam, cukup responsif.
Delica D5 Berikutnya, giliran Delica D5, multi-purpose vehicle (MPV), yang ternyata meninggalkan banyak kesan. Tampilannya sporty, interior mewah, dibekali pintu geser sampai dan belakang otomatis. Plus kamera depan-belakang-samping sehingga situasi di sekeliling kendaraan bisa dilihat melalui layar monitor di tengah dashboard. Juga ada indikator yang menunjukkan kondisi seluruh pintu yang disatukan pada panel instrumen.
Fitur lainnnya adalah sistem 4WD dengan pilihan, 2WD, 4WD Auto dan 4WD Lock. Saat pengujian, 4WD Auto diaktifkan dengan tuas transmisi pada posisi “D”.
Tarikan terasa mantap. Kendati tidak diukur, akselerasi 0- 100 km/jam dicapai cukup mudah. Tak salah Mitsubishi menggunakan Delica D5 untuk reli Dakar. Memasuki lap kedua, posisi tuas transmisi dipindahkan ke D-S (sport). Tarikan makin mantap. Ketika paddle shifter dioperasikan (menambah tenaga), laju mobil menjadi lebih cepat lagi.
Catatan, saat duduk di bangku baris kedua, meski tampak lega, ternyata terasa agak sempit. Komposisi jok 2-2-3 membuat jarak antar-barisan jadi agak mepet. Kabarnya, kedua model akan mulai dipasarkan tahun depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang