JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak Satuan Polisi Pamong Praja sudah mengantongi tokoh-tokoh "EO" alias penggerak merajalelanya pengemis di DKI Jakarta, terutama memasuki bulan Ramadhan. Hal itu dikatakan Kepala Satpol PP Effendi Anas, Rabu (11/8/2010) di kantornya, Kompleks Balaikota DKI Jakarta.
Ribuan pengemis yang biasanya membanjiri Jakarta pada bulan Ramadhan, dikatakannya, berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Untuk mendatangkan mereka secara musiman, ada pihak yang mengerahkan. "Ada semacam EO atau tokoh yang mengkoordinir mereka ke Jakarta, mendatangkan, dan memulangkan ke tempat-tempat tertentu. Maka, sering kali mendekati Ramadhan dan Idul Fitri jumlah pengemis banyak jumlahnya," ujar Effendi.
Orang-orang kunci yang menjadi penggerak biasanya warga Jakarta yang bekerja sama dengan oknum-oknum di daerah asal para pengemis. Berdasarkan pemetaan Satpol PP, titik pengerahan menyebar di wilayah kotamadya DKI Jakarta. Titik-titik "basah" di antaranya wilayah Kebayoran Baru, kawasan Thamrin-Sudirman, Cempaka Putih, Senen, Tomang, dan Pluit.
Di wilayah-wilayah ini, para pengemis bisa mendapatkan income mencapai ratusan ribu per harinya. "Kalau Ramadhan begini, hampir 10 meter jaraknya ada pengemis," ujar dia.
Namun, pada awal Ramadhan tahun ini, jumlah para pengemis dinilai tak sebanyak tahun lalu. "Di beberapa titik, kami pantau relatif kosong," kata Effendi.
Untuk menertibkan para pengemis musiman ini, pihaknya melakukan kombinasi pendekatan, yaitu represif dan persuasif. Para pengelola pengemis diberikan pemahaman mengenai larangan-larangan mengerahkan sesuai ketentuan peraturan daerah.
Dalam penertiban ini, Satpol PP juga bekerja sama dengan Dinas Sosial. "Paling tidak, kami meminta mereka dan memberikan pemahaman agar tidak meminta-minta di jalanan. Jika sudah diberikan pemahaman tak juga jera, Satpol PP baru akan melakukan penindakan," paparnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang