JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan mempercantik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar telah meminta PT Angkasa Pura II untuk memperbaiki bandara yang telah melayani penerbangan selama 28 tahun itu.
Mustafa mengatakan renovasi Bandara Soekarno-Hatta itu harus dilakukan secara menyeluruh. "Bukan cuma soal listrik tapi juga daya dukungnya harus ditambahkan, kenyamanan dan penampilan bandara harus mencerminkan wajah Indonesia, yang representatif lah," kata mantan Direktur Utama Perum Bulog itu, Rabu (11/8).
Cuma, Mustafa belum mengetahui berapa besar biaya untuk merehabilitasi bandara Soekarno Hatta itu. Dia baru akan memanggil direksi Angkasa Pura II untuk mengelar presentasi. Sebagai perbandingan, renovasi Bandara Ngurah Rai, Denpasar, menelan biaya hingga Rp 2,3 triliun.
Asal Anda tahu, bandara Soekarno Hatta sudah mulai beroperasi sejak 1985. Bandara ini memiliki luas 18 kilometer persegi. Bangunannya dirancang oleh arsitek Prancis, Paul Andreu yang juga merancang bandar udara Charles de Gaulle.
Angkasa Pura berencana membangun terminal baru dengan gaya modern. Rencananya, pengelola bandara ini akan membangun lima terminal plus satu terminal haji dan empat landasan pacu. (Hans Henricus/KONTAN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang