JAKARTA, KOMPAS.com - Antusias pelajar Indonesia mengikuti lomba merancang dan membuat robot terus mengalamai kemajuan. Tahun lalu jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 270 orang dan kini meningkat menjadi 439 orang.
Demikian hal itu diungkapkan Managing Director Mikrobot, Bambang Rusli, di acara Olimpiade Robot Indonesia 2010, di Gedung BPPT, Jakarta, Sabtu (14/8/2010). Menurutnya, antusiasme peserta tahun ini terus meningkat. "Sangat tinggi, ini tercermin dari jumlah peserta yang mencapai 439 siswa tingkat SD, SMP, SMA dan SMK," jelas Bambang.
Selain itu, olimpiade robot ini juga diikuti peserta dari beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Serang, Padang, Surabaya, Medan, Bandung, Lampung, Pekanbaru, Bogor, Denpasar, Solo, dan Semarang. "Para wakil peserta dari berbagai daerah tersebut berkompetisi dan mengadu kreativitas dalam merancang dan membuat robot paling cerdas dengan menggunakan bahan baku Lego," kata Bambang.
Ia mengatakan, robot-robot tersebut harus bisa melewati jalur yang sudah ditentukan mengikuti sensor. Tim yang dapat menggerakan robot dengan tepat dan cepat melewati finish line akan ditetapkan sebagai pemenang untuk mewakili Indonesia di ajang internasional yang bergengsi World Robot Olympiad (WRO) 2010 di Filipina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang