JAKARTA, KOMPAS.com — Kasus dugaan Paskibra bugil akan diselesaikan secara internal. Tim Investigasi Internal Purna Pasukan Pengibar Bendera Indonesia dan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi DKI Jakarta akan bertemu dengan orangtua Paskibraka untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.
"Dalam waktu dekat, satu-dua hari ini kami akan klarifikasi dengan para orangtua sehingga mereka bisa legowo," kata Kepala Bidang Kepemudaan Disorda DKI Firmansyah saat ditemui di Balaikota DKI, Rabu (18/8/2010).
Dia berharap masalah tersebut tidak masuk ke ranah hukum karena pihaknya ingin masalah tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik. Selain itu, hal tersebut untuk menghindari dampak psikologis bagi siswa yang menjadi anggota Paskibra.
"Sebenarnya enggak perlulah ada masalah semacam ini. Kasihan nanti mental mereka akan terpukul," kata Firmansyah.
Selasa (17/8/2010) malam tadi para anggota Paskibra beserta orangtua mereka berkumpul bersama di Perpustakaan Nasional dalam acara syukuran atas terselenggaranya pengibaran bendera dalam upacara HUT Ke-65 Kemerdekaan RI di Lapangan Irti Monas pada Selasa pagi.
Firmansyah mengungkapkan, dalam acara syukuran tersebut tidak semua orangtua siswa mengeluhkan pembinaan yang dilakukan oleh Paskibra senior selama masa orientasi di Cibubur pada 2-6 Juli lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang