Penukaran Uang Pun Ada Calonya

Kompas.com - 20/08/2010, 10:57 WIB

MALANG, KOMPAS.com — Bank Indonesia (BI) cabang Malang menambah jumlah personel Brimob dalam mengamankan aksi calo penukar uang yang biasa beroperasi di luar kantor BI, Jalan Merdeka Timur.       Deputi Pimpinan BI Malang Bidang Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern Dite Mahargono, Jumat (20/8/2010), mengatakan, tenaga Brimob yang disiagakan di depan kantor BI itu awalnya sebanyak lima personel, namun saat ini menjadi 10 personel.       Penambahan ini dilakukan untuk mengurangi aksi calo penukar uang yang berkeliaran di sekitar kantor. "Tujuannya untuk menertibkan kegiatan jual-beli uang  yang dilakukan calo di lingkungan kantor BI setempat," paparnya.       Penertiban ini bertujuan agar tidak mengganggu masyarakat yang sedang antre saat melakukan penukaran uang pecahan kecil.       "Tambahan petugas Brimob ini untuk berjaga siang dan malam hari, selain itu juga akan ditambah dengan sejumlah petugas intern yang berjaga di dalam gedung," ucapnya menegaskan.       Ia menjelaskan, secara hukum, calo penukar uang pecahan itu memang tidak bisa disalahkan meski sangat mengganggu masyarakat yang ingin menukar uang di kantor BI.       "Calo ini beroperasi di luar kantor sehingga apabila ada masyarakat yang ingin masuk kantor untuk menukarkan uang, selalu dihadang di depan dan hal ini cukup mengganggu," katanya.       Sementara itu, untuk transaksi penukaran uang pecahan kecil yang dilakukan masyarakat di BI Malang, hingga hari Kamis (19/8/2010) telah mencapai Rp 33 miliar.       Ia memperkirakan, kebutuhan penukaran uang yang dilakukan masyarakat hingga Lebaran Idul Fitri 1431 Hijriah akan mencapai Rp136 miliar.       Untuk itu, BI telah mengantisipasi jika nantinya terjadi lonjakan dalam permintaan uang, yakni dengan tidak memperkenankan petugas kasir cuti selama puasa hingga H-3 Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau