TANGERANG, KOMPAS.com - Aksi anarkis warga kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. Isu penculikan anak yang diakhiri dengan tindakan pengeroyokan yang dilakukan warga terjadi di Kampung Mambo, Kabupaten Tangerang, Sabtu (21/8) sekitar pukul 21.00, berulang. Kali ini yang menjadi korban adalah pria tanpa identitas. Ia tewas setelah dikeroyok dan diseret massa dengan menggunakan mobil.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Kabupaten Tangerang Kompol Arief Setiawan membenarkan kejadian itu, Minggu (22/8/2010) malam.
Menurut Arief, warga melakukan itu karena cemas adanya isu penculikan anak di bawah umur oleh orang tak dikenal di kampungnya. "Isu itu beredar melalui pesan singkat berantai kepada warga sejak tiga minggu lalu," kata Arief.
Rohmi (402), warga sekitar mengatakan, tiga pekan terakhir beredar isu ada lelaki yang meculik anak belasan tahun untuk diambil organ tubuhnya seperti jantung, mata dan ginjal. Sejak adanya SMS tersebut, warga selalu mencurigai setiap orang asing dengan menggunakan tas dan masuk ke kampung itu.
Termasuk lelaki tanpa identitas yang masuk kampung pada Sabtu malam. "Karena orang itu tidak menjawab dan langsung lari, warga langsung mengeroyoknya," kata Rohmi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang