Transfer pemain

Robinho Tampik Pinangan Fenerbahce

Kompas.com - 26/08/2010, 03:37 WIB

RIO DE JANEIRO, Selasa - Penyerang Manchester City, Robinho, menampik pinangan klub Turki, Fenerbahce, yang mengajukan penawaran resmi. Ujung tombak asal Brasil yang ingin meninggalkan City sebelum penutupan jendela transfer pada 31 Agustus itu berharap bisa bermain di klub Spanyol atau Italia.

”Dengan segala hormat kepada sepak bola Turki, saya tidak akan bermain di sana saat ini,” ujar Robinho.

Fenerbahce merupakan satu- satunya klub yang mengajukan penawaran resmi transfer Robinho. Namun, penawaran itu telah diputuskan tidak akan berlanjut dengan kepindahan Robinho.

”Saya sudah melakukan pembicaraan, tetapi saya tidak bisa mengungkapkannya. Waktu seminggu bisa untuk melakukan banyak hal. Hal yang bisa saya katakan adalah saya akan tetap di Eropa, di Italia atau Spanyol,” ujar Robinho.

Penyerang berusia 26 tahun itu kembali ke City setelah dipinjamkan selama enam bulan ke klub Brasil, Santos. Ia tidak dimasukkan dalam skuad City saat menjalani laga pembuka Liga Primer melawan Tottenham Hotspur.

Robinho dibeli oleh City dari Real Madrid pada 2008 dengan nilai transfer 32,5 juta poundsterling. Ini merupakan salah satu nilai transfer yang tinggi. Namun, Robinho tidak mampu segera beradaptasi di Liga Primer dan akhirnya dipinjamkan ke Santos.

Sementara bek Argentina, Nicolas Otamendi, akhirnya bergabung dengan klub Portugal, FC Porto, dari klub Argentina, Velez Sarsfield. Porto setuju untuk membayar 50 persen nilai transfer.

Otamendi yang membela Argentina saat Piala Dunia 2010 itu akan pindah dengan nilai transfer 4 juta euro, sekitar Rp 45,4 miliar.

Kesepakatan transfer ini diumpamakan sebagai ”operasi novel” alias negosiasi yang penuh dengan strategi. Salah satu klausul perjanjian transfer adalah membolehkan Velez dalam waktu satu tahun ke depan untuk menyimpan atau menjual sisa 50 persen nilai transfer pemain kepada Porto untuk memperoleh 4 juta euro lagi.

Syarat-syarat lainnya adalah Velez memiliki hak untuk memilih dengan pertimbangan untuk memperoleh keuntungan lebih besar dari 50 persen nilai transfer yang tersisa, jika suatu saat Otamendi pindah dari Porto dengan nilai transfer yang lebih tinggi.

”Keputusan itu sepenuhnya berada di tangan kami,” pernyataan resmi Velez.

Jika Velez memutuskan menjual 50 persen nilai kontrak yang tersisa, pihak klub Argentina itu masih berhak atas 10 persen peningkatan nilai pemain dan 5 persen dari pembinaan pemain.

Investasi yang dikeluarkan klub melalui pembinaan dinilai penting karena Otamendi, yang kini berusia 22 tahun itu, menghabiskan waktu di Velez selama 15 tahun. Artinya, Otamendi digembleng di akademi Velez sejak usia 7 tahun.

Enam hari menjelang penutupan jendela transfer, klub Italia, Juventus, masih memburu penyerang Udinese, Antonio Di Natale. Juventus menawarkan 7 juta poundsterling.

”Juve tertarik kepada Di Natale,” ujar Presiden Udinese Franco Soldati.

Namun, Di Natale menanggapi hal itu dengan dingin dan menyatakan ingin bertahan di Udinese. (REUTERS/AFP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau