SPA, Kompas.com - Lewis Hamilton memenangi balapan dengan cuaca tak menentu di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, Minggu (29/8/10). Pebalap McLaren ini mengungguli rival terdekatnya, Mark Webber (Red Bull Racing), yang harus puas di urutan dua.
Dengan hasil ini, maka Hamilton kembali ke puncak klasemen sementara pebalap dengan koleksi 182 poin. Dia menggeser lagi Webber, yang harus puas turun satu strip dengan poin 179.
Sebelum GP Belgia ini, Webber yang memimpin dengan selisih 4 poin dari Hamilton. Itu terjadi setelah pada balapan di Hungaria 1 Agustus lalu, Webber finis pertama.
Nah, dengan sistem poin baru, di mana peringkat satu meraih tujuh poin lebih banyak dari peringkat dua, maka Hamilton berhasil mengkudeta lagi Webber. Mereka kini hanya terpisah oleh selisih 3 poin.
Balapan yang sulit ini pun diwarnai insiden tabrakan antara Sebastian Vettel dan Jenson Button. Pada lap 17, Vettel yang sedang berusaha merebut posisi dua dari Button, menyenggol mobil Button, sehingga mereka sama-sama keluar lintasan. Bedanya, Vettel bisa melanjutkan balapan, sedangkan Button harus keluar karena mobilnya mengalami gangguan radiator.
Jalannya balapan
Ketika lima lampu merah padam, para pebalap menggeber mobilnya untuk mengejar kemenangan di Sirkuit Spa-Francorchamps. Sayang, Webber yang meraih pole di seri ini melakukan start buruk, sehingga Hamilton mengambilalih pimpinan lomba, disusul Robert Kubica, Jenson Button, Sebastian Vettel, Felipe Massa dan Adrian Sutil.
Namun, di awal perlombaan ini sudah terjadi kekacauan akibat tabrakan antara Fernando Alonso dengan Rubens Barrichello. Insiden tersebut lebih diakibatkan kondisi trek yang buruk, menyusul hujan.
Meskipun bisa melanjutkan balapan, Barrichello akhirnya harus meninggalkan arena di lap ketiga. Ini menjadi kado buruk bagi Barrichello, yang merayakan grand prix ke-300 pada balapan tersebut.
Pada lap 15, Alonso yang sempat terpuruk ke urutan 17 (start dari posisi 10), sudah berhasil melewati empat mobil sehingga dia bertengger di peringkat 13. Sedangkan di posisi terdepan, Hamilton semakin melebarkan jarak dengan Button hingga selisih hampir 10 detik. Tetapi Button harus bersaing ketat dengan Vettel, Kubica, Webber dan Massa, untuk memperebutkan posisi dua.
Hanya berselang dua lap, Vettel bersenggolan dengan Button, sehingga mobil kedua pebalap ini tergelencir keluar sirkuit. Insiden ini lebih diakibatkan oleh kondisi trek yang buruk akibat basah. Ternyata, Button tidak bisa melanjutkan lomba karena ada kerusakan radiator, dan Vettel langsung masuk pit untuk mengganti moncong mobil. Hujan pun kembali mengguyur lintasan.
Akibat kejadian tersebut, Hamilton yang berada di depan semakin "nyaman". Juara dunia 2008 ini pun semakin menjauh dari Kubica yang menempati peringkat dua, dengan selisih hampir 11 detik. Di belakang Kubica ada Webber, Massa, Sutil dan Michael Schumacher.
Pada lap 22, Vettel yang setelah keluar dari pit berada di urutan 12, harus menjalani penalti (harus masuk pit lagi). Dari hasil investigasi steward, pebalap Red Bull ini dinyatakan bersalah sehingga menyebabkan Button harus keluar dari perlombaan ini. Sedangkan di depan, Hamilton semakin memperlebar selisih menjadi 11,2 detik, tetapi dia tetap khawatir dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Lap 23, Vettel selesai menjalankan penalti. Saat keluar dari pit, pebalap Jerman ini terpuruk dua peringkat sehingga berada di posisi 14. Tapi di bagian lagi, Hamilton justru mencatat fastest lap dengan catatan waktu 1 menit 51,245 detik.
Ini jadi modal penting Hamilton untuk melakukan pit stop di lap 25, dan ketika keluar, dia masih tetap berada di posisi terdepan. Pebalap Inggris ini semakin tak terbendung lagi, sehingga pada lap 33, dia sudah memimpin dengan selisih hampir 13 detik.
Lap 35, sebagian besar pebalap masuk pit, termasuk Schumacher, Kobayashi, Alonso, Rosberg, Petrov dan Alguersuari. Mereka mengganti ban basah karena sirkuit semakin basah akibat hujan.
Lap 37 Kubica harus membayar mahal karena pit yang dilakukannya tak cukup untuk mengamankan posisinya. Dia turun satu peringkat karena Webber bisa ambilalih posisi dua.
Namun di lap 40, mobil Alonso tergelincir dan berhenti dalam posisi melintang di lintasan. Akibatnya, safety car keluar. Alonso tak bisa melanjutkan lomba karena ada persoalan pada mobilnya, yang kemudian disingkirkan dari lintasan.
Lap 41, safety car kembali ke pit, dan balapan kembali berlangsung normal. Hamilton mendapat tekanan dari Webber dan Kubica. Sedangkan pebalap yang berada di belakang top three berturut-turut Massa, Sutil, Rosberg dan Schumacher.
Saat balapan tersisa satu lap, Hamilton tampaknya sudah aman karena dia unggul 1,6 detik dari Webber. Benar saja, pebalap Inggris ini akhirnya masuk finis pertama dan menjadi juara GP Belgia, sekaligus kembali ke puncak klasemen sementara pebalap.
Klasemen pebalap
Pos Driver Points 1. Lewis Hamilton 182 2. Mark Webber 179 3. Sebastian Vettel 151 4. Jenson Button 147 5. Fernando Alonso 141 6. Felipe Massa 109 7. Robert Kubica 104 8. Nico Rosberg 102 9. Adrian Sutil 45 10. Michael Schumacher 44 11. Rubens Barrichello 30 12. Kamui Kobayashi 21 13. Vitaly Petrov 19 14. Vitantonio Liuzzi 12 15. Nico Hülkenberg 10 16. Sébastien Buemi 7 17. Pedro de la Rosa 6 18. Jaime Alguersuari 4 19. Heikki Kovalainen 0 20. Karun Chandhok 0 21. Lucas Di Grassi 0 22. Jarno Trulli 0 23. Bruno Senna 0 24. Timo Glock 0 25. Sakon Yamamoto 0
Klasemen konstruktor
Pos Constructor Points 1. Red Bull/Renault 330 2. McLaren/Mercedes 329 3. Ferrari 250 4. Mercedes 146 5. Renault 123 6. Force India/Mercedes 57 7. Williams/Cosworth 40 8. BMW Sauber/Ferrari 27 9. Toro Rosso/Ferrari 11 10. Lotus/Cosworth 0 11. HRT/Cosworth 0 12. Virgin/Cosworth 0
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang