Pangan

Harga Telur dan Cabai Justru Merosot

Kompas.com - 04/09/2010, 19:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok justru merosot. Pantauan KOMPAS.com di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (04/09/2010), penurunan harga disebabkan tingkat beli masyarakat berkurang.

Harga cabai merah keriting misalnya, menjelang Ramadhan harganya mencapai Rp 40.000-Rp 45.000 per kg. Saat ini, harganya menjadi Rp 20.000 per kg. Cabai rawit dihargai Rp 12.000 dengan harga semula Rp15.000 dan harga cabai rawit merah turun sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 36.000.

"Stok di pasar induk masih banyak sedangkan pembelinya sepi jadi harganya turun," ujar Amin (24), pedagang cabai di Pasar Palmerah. Menurutnya, penurunan harga juga disebabkan karena saat ini musim hujan cenderung stabil dengan terik matahari sehingga hasil panen meningkat.

Tidak berbeda dengan cabai, harga telur ayam pun ikut mengalami penurunan. Harga telur ayam yang semula mencapai Rp 15.000, saat ini turun menjadi Rp 13.000. "Penurunan harga terjadi kira-kira seminggu yang lalu, karena pembelinya sepi," tutur Doni (27), pedagang telur ayam di Pasar Palmerah.

Penurunan harga lainnya berlaku juga untuk bawang merah, bawang putih dan tomat. Harga bawang merah dan bawang putih mengalami penurunan sekitar Rp 2.000. Bawang merah dipatok dengan harga Rp12.000 per kg dan Rp 22.000 per kg untuk bawang putih. Harga tomat turun dari Rp 6.000 menjadi Rp 5.000 per kg.

Penurunan harga yang cukup signifikan membuat omzet pedagang sayur dan telur di Pasar Palmerah ikut berkurang. "Tahun kemarin menjelang lebaran bisa untung bersih Rp 5 juta tapi tahun ini Rp 3 juta saja sulit karena pembelinya sepi," kata Rina (36), pedagang sayur dan telur ayam.

Sepinya pembeli, menurut Rina, dikarenakan konsumsi masyarakat untuk pembelian sayur dan bahan pokok dibagi-bagi dengan kebutuhan lainnya seiring dengan banyaknya masyarakat yang belum mendapatkan jatah Tunjangan Hari Raya (THR).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau