Mudik gratis

15.000-an Orang Mudik dari Senayan

Kompas.com - 05/09/2010, 12:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Fitri, berbagai pihak seolah berlomba menyediakan layanan mudik gratis bagi warga. Hari ini saja, Minggu (5/9/2010) terdapat sekitar 15.000 pemudik gratis yang diberangkatkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Holcim, Yamaha, dan PT Hero Supermarket Tbk dari Parkir Timur dan Selatan Senayan, Jakarta.

Para pihak tersebut menyediakan layanan mudik gratis guna membantu pemerintah dalam pengadaan moda transportasi mudik yang dirasa masih kurang. Menurut Gubernur Fauzi Bowo, program mudik gratis merupakan kerjasama yang baik antara pihak swasta dan pemerintah daerah dalam melayani pemudik. "Ini wujud sinergis kerjasama yang mudah-mudahan semua akan meniru," katanya saat melepas pemudik Gratis "Giant Pulang Kampun" di Parkir Timur Senayan Jakarta.

Fauzi juga menilai bahwa tren mudik gratis tersebut akan terus berlanjut di hari raya Idul Fitri tahun berikutnya. "Saya kira tren ini akan terus berlangsung dan berlanjut karena masyarakat punya keinginan mencari kenyaman dan harga yang murah. Ini merupakan kebutuhan," ujarnya.

Lalu, bagaimana tanggapan para pemudik yang mendapat layanan gratis? Pasangan pemudik gratis "Giant Pulang Kampun", Basuni (65) dan Rohani (54) merasa bersyukur mendapat layanan tersebut. Dengan mudik gratis, Rohani yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dapat berlebaran bersama keluarganya di Solo. "Ini dapet dari majikan saya. Yang belanja di Giant majikan. Terus dapet tiket mudik, buat saya," katanya.

Dengan ditemani dua orang cucu, kakek dan nenek itu tampak bersiap menunggu giliran mereka naik ke bus yang ditentukan. Rohani juga mengaku sering menggunakan layanan mudik gratis yang tersedia di tahun-tahun sebelum ini. "Kan gratis Mbak," tuturnya.

Sebagai peserta mudik gratis "Giant Pulang Kampung" Rohani beserta keluarga mendapat bingkisan berisi makanan, pakaian, serta obat-obatan untuk menemani perjalanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau