Malam takbiran

Konvoi Kendaraan Dilarang

Kompas.com - 07/09/2010, 19:13 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kabupaten melarang warga melakukan konvoi kendaraan di sepanjang ruas jalan pada malam takbiran, Kamis (9/9/2010) malam. Tindakan tegas akan diambil polisi jika pengemudi dan penumpang melanggar ketentuan yang berlaku.

"Silahkan warga meluapkan kegembiraan pada malam takbiran. Tetapi harus diingat, jangan melakukan konvoi kendaraan di ruas jalan. Ini untuk menghindari kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Metro Tangerang Kabupaten, AKP Murwoto kepada Kompas, Selasa (7/9/2010).

Murwoto mengatakan, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 100 personel dari Lantas untuk mengamankan lalu lintas pada malam takbiran. Jumlah kekuatan petugas keamanan akan ditambah sebanyak 300 personel dari Polres Metro Tangerang Kabupaten.

Sementara itu, Kepala Polres Metro Tangerang Kabupaten Komisaris Besar Eddy Sumitro Tambunan mengatakan, sebanyak 900 personel akan dikerahkan mengamankan Lebaran tahun ini. Selain mengamankan kawasan permukiman penduduk, personel akan dikerahkan untuk membantu pengamanan pada malam takbiran dan arus mudik serta arus balik. "Kami mengerahkan kekuatan penuh atau dua pertiga dari kekuatan yang ada," kata Eddy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau